JAKARTA – Belum lama ini masyarakat dihebohkan dengan kehadiran seorang pria asal Nanjing China yang menyamar menjadi seorang wanita, dan mengelabuhi sampai 1.600 pria.
Tak tanggung-tanggung, kasus ini semakin membuat resah ketika tersebar video pria yang disebut sebagai ‘Sister Hong’ atau ‘Uncle Red’ ini dengan para korbannya melakukan adegan tak senonoh dalam video porno.
Video itu pun tersebar dan wajah para korban terlihat jelas, sehingga banyak korban yang mulai teridentifikasi.
Bagaimana awal mula dan nasib Sister Hong saat ini?
Sudah Ditangkap Polisi
Tepatnya pada awal Juli 2025 silam, Sister Hong yang merupakan seorang pria bernama Jiao berusia 38 tahun tersebut resmi ditangkap oleh Kepolisian Nanjing, Provinsi Jiangsu. Ia ditangkap karena menyebarkan video porno yang menunjukkan dirinya dan ribuan pria. Para pria yang menjadi korban itu pun tak tahu bahwa mereka telah direkam oleh Sister Hoang.
Namun polisi juga curiga ada indikasi Jiao melebih-lebihkan jumlah korbannya. Sehingga saat ini pihak kepolisian masih menelurusi kebenaran dari klaim yang dibuat oleh Jiao.
Polisi juga saat ini sedang meminta para pria yang merasa menjadi korban Jiao untuk melapor agar membantu proses penyelidikan dari polisi. Para korban pun sudah mulai terverifikasi, ada netizen yang mengaku bahwa pria di video itu merupakan tunangannya, ada ang mengaku melihat teman mereka, bahkan orang tua murid.
Polisi Larang Video Disebarkan
Saat ini, ribuan video Sister Hong tersebut sudah tersebar dan membuat terkejut para netizen. Video tersebut menunjukkan Jiao mengenakan makeup tebal, rambut palsu berponi yang sedikit aneh, dan juga kaos dan rok panjang yang menutupi seluruh tubuhnya.
Meskipun penampilannya dinilai banyak netizen aneh, namun para pria yang ada di video itu tetap mau melakukan hal tak senonoh dengan Sister Hong. Polisi kemudian meminta agar video itu tidak disebarkan, karena menjaga privasi para korban.
Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus ini lebih dalam lagi, seiring dengan netizen yang terus mencoba untuk mengupas kasus ini dan mencari faktafakta terbaru lainnya di media sosial.


