JAKARTA – Partai Gerindra mengungkapkan reaksi Presiden Prabowo Subianto atas ulah sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang merapat ke kediaman Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) pada hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan, Presiden Prabowo tidak ambil pusing dengan sikap Bahlil Lahadalia dan sejumlah menteri lain yang menemui Jokowi.
“Presiden Prabowo merasa tidak terganggu dengan adanya menteri-menteri pada era Pak Jokowi yang juga bersilaturahmi kepada Pak Jokowi,” kata Muzani dalam keterangannya pada Kamis (17/4).
Ketua MPR RI itu pun meyakini bahwa apa yang dilakukan para pembantu Presiden Prabowo itu sebatas kegiatan silaturahmi yang dilakukan pada saat hari raya.
“Presiden Prabowo menghargai itu sebagai sebuah tata krama dan tradisi berlebaran untuk bersilaturahmi kepada orang yang dituakan atau orang yang dihormati karena itu bagian dari tata krama Lebaran,” jelasnya.
“Pak Prabowo tidak merasa terganggu dengan situasi,” imbuhnya.
Muzani juga menganggap, apa yang dilakukan para menteri itu sebatas menghormati pemimpin Indonesia terdahulu.
“Saya kira itu para mantan menterinya Pak Jokowi tentu karena Lebaran dia harus menghormati, dia dalam tata krama. Apalagi dalam suasana Lebaran menghormati Pak Jokowi yang pernah menjadi Presiden pada saat beliau menjadi Menteri, saya kira,” terangnya
Muzani kemudian menegaskan, menteri di Kabinet Merah Putih solid mendukung Presiden Prabowo Subianto.
“Saya kira para menteri yang sekarang memiliki komitmen terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo cukup tangguh, cukup kuat, cukup solid,” ungkapnya.

