Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Seorang Tahanan Narkoba Polres Parepare Diduga Dianiaya Hingga Tewas

0 Shares

PAREPARE – Seorang tahanan narkoba bernama M Rusli (29) di Polres Parepare meninggal dunia. Walau sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) namun nyawanya tidak tertolong. Belakangan keluarga menduga dia tewas karena dianiaya.

Menurut kakak korban, Agusallim, adiknya itu ditangkap di kamar kosnya pada kamis (27/2) yang lalu. Setelah ditangkap adiknya digiring ke Posko Narkoba di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Parepare.

- Advertisement -

“Informasi yang kami terima saat ditangkap adik saya dianiayaoleh anggota dari satuan narkoba Polres Parepare,” jelas Agus Salim, Kamis (3/4).

Dia mengaku ada saksi yang melihat secara langsung saat adiknya dianiaya oleh polisi.

- Advertisement -

“Ada dua perempuan yang melihat langsung kejadian penganiayaan itu,” ungkapnya.

Pernyataan itu diperkuat saat melihat wajah adiknya yang bengkak saat keponakannya membesuk di Posko tim narkoba Polres Parepare setelah penangkapan. Keponakannya tersebut lantas mengambil foto lalu mengirimkannya kepada Agus Salim.

“Saat saya lihat, saya kaget karena wajahnya bengkak. Saya tegaskan akan melaporkan ke Propam. Namun Aadek saya menolak dia bilang jangan melapor dulu. Harapannya masih bisa diberikan keringanan, namun ternyata tidak,” ungkapnya.

Setelah diamankan selama 31 hari di Posko Narkoba, adiknya kemudian dipindahkan ke tahanan Mapolres Parepare. Namun dia mengaku pihak keluarga tidak pernah mendapatkan surat penahanan.

“Sampai sekarang surat penahannya belum ada sampai ke keluarga,” sesalnya.

Namun saat di tahanan Polres Parepare adiknya tidak bisa bergerak sama sekali, dia mengalami sakit parah. Pihak kepolisian membawa M Rusli ke RS Siti KHadijah untuk dirawat.

“Namun RS Siti Khadijah menolak merawan adiknya, kemudian dibawa ke RS Umum saat malam takbiran. Pada malam Senin (30/3) dibawa ke UGD,” rincinya.

“Karena kondsinya tak kunjung membaik kemudian dirujuk ke ICU pada hari Selasa (1/4) dan tidak lama kemudian tepatnya jam 15.30 Wita M Rusli meninggal dunia,” tambahnya.

Karena merasa janggal Agus Salim melaporkan kejadian yang dialami adiknya ke Propam Polres Parepare. Dia berharap kasus ini dapat diusut tuntas.

“Insya Allah saya tindaklanjuti di pidana umum karena saya sudah berjanji mencari keadilan untuk adik saya. Ini tugas saya,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Parepare AKBP Arman Muis membantah tuduhan pihak keluarga M Rusli yang menyatakan bahwa dia meninggal karena dianiaya.

Menurut Muis, korban meninggal karena sakit bukan karena dianiaya.

“Ada keterangan dokter, kalau dia ada riwayat sakit. Meninggalnya di rumah sakit, bukan karena dianiaya,” tegas Arman Muis, Kamis (3/4).

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru