JAKARTA – Emil Audero Mulyadi sejatinya sudah lama digadang-gadang bakal jadi kiper Timnas Indonesia, namun proses naturalisasinya tak kunjung selesai. Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun buka suara perihal itu.
Sebelum itu, perlu diketahui bersama bahwa kiper Emil Audero sudah lama mencuat namanya sejak era kepelatihan Shin Tae-yong, bahkan diisukan bakal jadi kiper nomor satu Timnas Indonesia, kini posisi penjaga gawang skuad Garuda sendiri dihuni Martin Paes.
Menariknya, kala itu Shin Tae-yong terbang ke Italia untuk menyaksikan laga klub Como, klub tempat Emil Audero bermain selepas pergi meninggalkan Inter Milan.
Kini hal itu ternyata benar-benar terjadi meski sudah masuk era kepelatihan Patrick Kluivert. Bahkan, PSSI memastikan bahwa Emil jadi salah satu pemain yang siap dipercepat proses naturalisasinya.
Ada pun selain Emil, dua calon pemain naturalisasi baru lainnya adalah Dean James dan Joey Pelupessy.
“Ya dinamika masing-masing pemain tentu punya pilihan-pilihan. Kita tahu, waktu itu Emil ingin berusaha menjadi salah satu kiper utama di Inter Milan, tentu persaingannya tinggi ya. Namanya Inter Milan, Juventus, nah tentu ada pertimbangan lain,” kata Erick, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Erick menegaskan bahwa dirinya tak ingin ada yang menganggap bahwa bermain sebagai pemain Timnas Indoensia disangkutpautkan dengan komersialisasi.
“Yang penting kami dari PSSI tak mau ada kesan begini, bahwa para pemain ini bergabung karena ada komersialisasi,” ujarnya lagi.
“Pemain ini bergabung karena percaya program kita yang serius, mereka bergabung dengan hati mereka. Nah, prosesnya seperti ini,” tambahnya.
Sebagai informasi tambahan, Emil Audero Mulyadi memiliki garis keturunan dari sang ayah yang berasal dari Indonesia. Namanya adalah Edy Mulyadi, sedangkan ibunya dari Italia bernama Antonela Audero. Ada pun Emil sendiri lahir di Indonesia, tepatnya di Mataram, pada 18 Januari 1997.


