TEI 2026 Jadi Harapan Indonesia Perkuat Pasar Ekspor Global

3 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyiapkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 sebagai salah satu ajang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok perdagangan global.

Pameran dagang internasional tersebut akan mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari berbagai negara.

Pada konferensi pers TEI ke-41 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (30/9), Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengungkapkan sejumlah komoditas Indonesia mendapat permintaan tinggi dari pasar internasional.

Fajarini mengatakan, komoditas dengan permintaan tinggi antara lain berasal dari sektor pertambangan, logam mulia, hingga minyak sawit.

Menurutnya, kebutuhan tersebut menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar ekspor.

“Permintaan tertinggi itu pertambangan, logam mulia, kemudian minyak sawit,” kata Fajarini dalam konferensi pers TEI ke-41 di ICE BSD.

Sosialisasi Dilakukan Lebih Awal

Fajarini menjelaskan, terdapat perbedaan dalam persiapan TEI tahun ini dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Kemendag melakukan sosialisasi lebih awal ke berbagai negara agar calon buyer telah mengetahui produk dan peluang bisnis yang ditawarkan Indonesia sebelum pameran berlangsung.

Langkah tersebut juga disertai fasilitasi bagi calon pembeli dan pelaku usaha untuk melakukan penjajakan atau preaching sebelum pelaksanaan pameran.

Dengan begitu, proses pertemuan bisnis saat TEI berlangsung diharapkan tidak lagi sebatas memperkenalkan produk, tetapi dapat langsung diarahkan pada transaksi.

Pendekatan tersebut sejalan dengan tema TEI 2026, yakni “The Ultimate Hub for Global Sourcing”. Tagline itu mencerminkan harapan agar Indonesia tidak hanya menjadi negara tujuan perdagangan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai salah satu sumber pasokan bagi kebutuhan dunia.

Trade Expo Indonesia ke-41 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Pameran ini akan menghadirkan berbagai produk unggulan ekspor Indonesia dalam lima zona utama.

Kelima zona tersebut mencakup Food, Beverage & Agriculture Products, Manufactured Products, Industrial Estate, Fashion & Craft, serta Furniture & Home Decor.

Pada penyelenggaraan TEI 2025, pameran mencatat potensi transaksi sebesar USD22,83 juta dengan melibatkan 1.619 exhibitor, 8.045 buyer, dan 34.550 visitor. Untuk TEI 2026, Kemendag menargetkan 1.500 exhibitor, 30.000 pengunjung, serta potensi transaksi sebesar USD17,5 juta.

Dengan persiapan dan penjajakan yang dilakukan lebih awal, TEI 2026 diarahkan untuk mempertemukan produk Indonesia dengan kebutuhan pasar global secara lebih langsung.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Fisca Dwi Astuti
Tim Penulis & Editor
Fisca Dwi Astuti
Apresiasi untuk Fisca Dwi Astuti

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
3 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU