HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah membuka 25 program studi (prodi) baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit pada 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengejar kebutuhan dokter spesialis yang masih mencapai sekitar 65.000 orang sekaligus memperluas layanan kesehatan ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Izin operasional untuk 25 prodi tersebut telah diterbitkan pemerintah melalui skema Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama (RSPPU).
Program PPDS RSPPU dirancang agar pendidikan dokter spesialis bisa berlangsung langsung di rumah sakit pendidikan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Rumah sakit tersebut bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memastikan proses pendidikan tetap memenuhi standar kompetensi dokter spesialis.
Sejak pertama diluncurkan pada 2024, PPDS RSPPU baru berjalan di enam rumah sakit. Setelah 25 prodi baru ditambahkan pada tahap pertama 2026, jumlahnya kini menjadi 31 prodi.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pembukaan prodi baru menjadi salah satu cara pemerintah mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis.
Perluasan PPDS belum berhenti. Pemerintah menargetkan tambahan 30 program studi pada tahap kedua 2026.
“Pada tahap kedua tahun 2026, sebanyak 30 program studi spesialis juga akan didorong memperoleh izin penyelenggaraan pada Oktober 2026, terdiri atas 13 Prodi Spesialis Dasar dan 17 Prodi Spesialis KJSU,” kata Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, ditulis Selasa (1/9/2026).
Pada tahap pertama, 25 prodi yang sudah mendapat izin terdiri dari 11 prodi spesialis dasar dan 14 prodi rumpun Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).
Pemerintah juga menyiapkan skema pembiayaan yang diharapkan lebih terjangkau bagi peserta pendidikan dokter spesialis.
Biaya penyelenggaraan PPDS untuk prodi yang sudah berjalan maupun yang baru dibuka akan menggunakan pola kontribusi secara resiprokal antara rumah sakit pendidikan dan perguruan tinggi.
Putra Daerah Jadi Prioritas
Program ini juga membawa misi pemerataan tenaga kesehatan.
PPDS RSPPU memberikan kesempatan lebih besar bagi dokter dari daerah untuk mengikuti pendidikan. Setelah lulus, penempatan kerja juga telah direncanakan sejak awal agar lulusan bisa mengisi kebutuhan dokter spesialis di wilayah prioritas.
Dengan skema tersebut, pemerintah berharap dokter yang mendapatkan pendidikan melalui jalur ini tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...