Campuspreneur 2026 : Mendag Busan Ajak Mahasiswa Jadi Eksportir Muda

0 Shares

Sementara itu, Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet menyambut baik pelaksanaan Program Campuspreneur. Ia menilai, program tersebut sejalan dengan visi IPB dalam mencetak sumber daya manusia yang berorientasi pada kewirausahaan.

“IPB punya visi untuk menjadi Technosocial Entrepreneur University. Kami ingin menghasilkan sumber daya manusia unggul yang berorientasi pada kewirausahaan, dan program Campuspreneur ini sangat sinergis. Kami juga akan mengintegrasikan program ini dengan kurikulum di IPB sehingga program mahasiswa-mahasiswa yang mengikuti program ini bisa diakui sebagai kredit yang mendukung pembelajaran mahasiswa,” ujarnya.

Mahasiswa Program Sekolah Bisnis IPB University, Febridha Putri Jusson, mengaku tertarik mengikuti Program Campuspreneur. Ia mengikuti seminar Campuspreneur hari ini, (12/6) di kampus IPB University yang menghadirkan berbagai narasumber inspiratif. “Saya merasa program ini sangat relevan dan menjadi langkah awal yang baik. Saya berharap, Campuspreneur dapat terus berlanjut karena bisa menjadi cikal bakal untuk kita mengetahui lebih lanjut tentang dunia usaha, salah satunya tata cara menjadi eksportir,” ujar Febridha.

Program Campuspreneur diluncurkan secara serentak pada 2 April 2026 dan telah diikuti oleh 19 perguruan tinggi di Indonesia. Program Campuspreneur menghubungkan mahasiswa dengan berbagai fasilitas pengembangan ekspor seperti pelatihan ekspor, kurasi produk, business matching dengan peritel modern dan calon pembeli mancanegara, hingga partisipasi dalam pameran internasional.

Lepas Ekspor Pinang Ke Bangladesh dan Maladewa

Mendag Busan juga melepas ekspor produk pinang dari PT Export Tani Nusantara ke Bangladesh dan Maladewa senilai Rp2,2 miliar. PT Export Tani Nusantara adalah perusahaan yang dikelola oleh mahasiswa-mahasiswa IPB University yang berhasil mengembangkan usaha berbasis komoditas pertanian hingga menembus pasar ekspor.

- Advertisement -

Mendag Busan mengungkapkan, keberhasilan ekspor tersebut berawal dari fasilitasi Kemendag melalui promosi dagang dan business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli mancanegara sejak tahun lalu. Selain berhasil menembus pasar Bangladesh dan Maladewa, perusahaan tersebut juga memperoleh transaksi ekspor baru saat mengikuti pameran dagang di Tiongkok.

“Hari ini, kami melepas ekspor produk pinang ke Bangladesh dan Maladewa. Pembeli komoditas ini diperoleh melalui fasilitasi promosi dan business matching yang dilakukan Kemendag tahun lalu. Kami harap semakin banyak mahasiswa mengikuti jejak PT Export Tani Nusantara,” ujar Mendag Busan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU