Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Wamendag Roro Pacu Wirausaha Muda dan Ekosistem Waralaba

0 Shares

Usai membuka Pameran IFBC, Wamendag Roro melanjutkan agendanya dengan memberikan kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung yang bertajuk “Empowering Growth: Young Entrepreneurs for a Better Future of Indonesia”. Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan bonus demografi Indonesia dan serta mendorong mahasiswa untuk adaptif dan berani menciptakan peluang usaha sendiri sejak bangku kuliah.

“Generasi muda tidak boleh hanya bersikap pasif menanti ketersediaan lapangan kerja, melainkan harus melangkah maju menjadi pencipta lapangan kerja (job creators). Kewirausahaan bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang semangat inovasi, daya tahan, dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Wamendag Roro.

Puncak demografi pada 2045, diproyeksikan sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 65,8 juta pemuda, atau sekitar 24 persen dari total penduduk. Jika potensi ini dikelola dengan baik, bonus demografi akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat bagi Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia juga menghadapi tantangan nyata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka nasional berada pada angka 7,28 juta orang atau 4,76 persen dari total angkatan kerja. Yang menjadi perhatian yakni meningkatnya pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi, mulai dari diploma hingga pascasarjana.

Fenomena ini memberikan pesan penting bahwa dunia pendidikan tidak cukup hanya menyiapkan lulusan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga perlu menyiapkan lulusan yang mampu menciptakan pekerjaan. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong agar makin banyak generasi muda yang berani menjadi wirausahawan.

Pada kesempatan itu, Wamendag Roro juga berpesan kepada mahasiswa untuk memulai kebiasaan-kebiasaan kecil yang menunjang dan berdampak positif bagi masa depan. Ia meyakini, semangat dan kerja keras itu penting, tapi doa dan ketenangan juga tidak boleh dilupakan.

- Advertisement -

Lebih lanjut, untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda, Kementerian Perdagangan meluncurkan program Campuspreneur sebagai bagian dari inisiatif “Dari Lokal Untuk Global”. Inisiatif ini didesain secara komprehensif untuk mengakselerasi lahirnya eksportir baru dari kalangan akademisi, meningkatkan standar kualitas produk nasional, serta membuka lebar pintu akses ke pasar global.

Program Campuspreneur telah diluncurkan pada April 2026 di Universitas Sebelas Maret, bekerja sama dengan 19 perguruan tinggi di Indonesia. Program ini tidak hanya berupa pelatihan kewirausahaan biasa, tetapi merupakan ekosistem terintegrasi, yang mencakup penguatan kapasitas, kurasi produk yang ketat, hingga pembukaan akses pasar internasional secara sistematis.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU