“Kami menyambut baik gelaran IFBC 2026 Bandung ini dan turut mengajak pelaku usaha waralaba untuk tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga berani go global dengan memanfaatkan fasilitasi dari 25 Atase Perdagangan, Konsulat Dagang, serta 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang dimiliki pemerintah. Fasilitasi business matching dapat membantu meningkatkan jejaring dan memperluas usaha,” imbuh Wamendag Roro.
Melalui program UMKM BISA Ekspor, Kementerian Perdagangan terus memfasilitasi perluasan akses ke pasar global. Sepanjang 2025, Kementerian Perdagangan telah menyelenggarakan 622 sesi business matching yang menghasilkan nilai transaksi ekspor sebesar USD 134,87 juta. Pada triwulan I-2026, Kemendag telah menyelenggarakan 170 penjajakan bisnis (business matching) dan telah menghasilkan nilai transaksi ekspor USD 3,97 juta.
Wamendag Roro juga mengimbau pelaku usaha peserta pameran untuk memastikan telah memiliki STPW sebelum menggunakan istilah dan logo “Waralaba” pada brosur, website, media sosial, maupun perjanjian kerja sama. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih penawaran bisnis dengan menggunakan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis.
“Saat memutuskan waralaba, pertimbangkan dulu 2L; legal dan logis. Kami berharap, masyarakat tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan tetap yang tidak masuk akal atau klaim bebas risiko. Pada hakikatnya, setiap usaha memiliki dinamika dan risikonya masing-masing,” tandas Wamendag Roro.
Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perdagangan Rihadi Nugraha, dan Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar.
Anang menyampaikan gagasannya untuk mendongkrak popularitas makanan Indonesia. “Makanan khas Indonesia sangat beragam di tiap daerah. Pemerintah diharapkan mendorong dan memfasilisitasi UMKM makanan Indonesia agar tetap relevan dan mendunia,” jelas Anang.
Ditemui di area pameran, manajer maklon Blessindo Ronny Fitriawan mengutarakan harapannya mengikuti pameran IFBC. “Blessindo memproduksi dan menyalurkan produk label privat untuk produk perawatan kulit dan perawatan rumah. Kami mengikuti pameran waralaba ini dengan harapan meningkatkan skala usaha dengan menjaring lebih banyak mitra,” jelas Ronny.

