Jet Tempur dan Rudal Pakistan Dikerahkan ke Saudi, Timur Tengah di Ambang Krisis

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAPakistan dilaporkan mengerahkan sekitar 8.000 personel militer, jet tempur, hingga sistem pertahanan udara ke Arab Saudi. Manuver Pakistan itu di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran.

Langkah besar Pakistan itu jadi bagian dari kerja sama pertahanan antara Islamabad dan Riyadh. Upaya itu untuk perkuat keamanan Saudi menghadapi ancaman regional yang terus berkembang.

Menurut laporan New York Post, Selasa, (19/5/2026), bahwa Pakistan disebut mengirim satu skuadron jet tempur JF-17, drone militer, serta sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China guna memperkuat perlindungan wilayah Saudi.

Sistem pertahanan itu disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan terhadap fasilitas vital Arab Saudi. Hal itu termasuk infrastruktur energi yang sebelumnya sempat menjadi sasaran serangan dalam eskalasi konflik kawasan.

Kerja sama pertahanan kedua negara juga disebut memungkinkan Pakistan mengirim hingga 80.000 pasukan apabila situasi keamanan Saudi memburuk. Saat ini, ribuan tentara Pakistan memang sudah lama ditempatkan di kerajaan tersebut untuk mendukung pelatihan dan keamanan militer.

Besarnya pengerahan terbaru dinilai menunjukkan peningkatan peran Pakistan dalam menjaga stabilitas Arab Saudi di tengah memanasnya hubungan Riyadh dan Teheran.

- Advertisement -

Selain personel darat dan jet tempur, Pakistan juga dilaporkan mengerahkan dukungan maritim berupa kapal perang sebagai bagian dari perjanjian keamanan bilateral. Namun hingga kini belum ada kepastian apakah seluruh armada tersebut sudah tiba di wilayah Saudi.

Pemerintah Pakistan maupun Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi terkait operasi pengerahan militer terbaru tersebut.

Perjanjian pertahanan kedua negara yang diteken tahun lalu memang tidak dipublikasikan secara rinci. Namun Islamabad dan Riyadh sebelumnya menegaskan komitmen untuk saling membantu dalam menghadapi ancaman keamanan.

Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif bahkan sempat beri sinyal bahwa kerja sama itu bisa perluas perlindungan strategis Pakistan terhadap Arab Saudi.

Hubungan militer Pakistan dan Saudi sendiri telah terjalin lama. Riyadh selama ini dikenal menjadi salah satu sekutu ekonomi utama Islamabad dan berperan dalam mendukung pendanaan sejumlah kebutuhan pertahanan Pakistan.

Laporan pengerahan pasukan ini juga muncul setelah beredar informasi mengenai dugaan operasi rahasia Arab Saudi terhadap Iran sebagai respons atas serangan yang sebelumnya terjadi di wilayah kerajaan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU