Gregoria Mariska Mundur dari Pelatnas, PBSI Ungkap Alasannya Begini

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAGregoria Mariska Tunjung secara resmi mundur dari Pelatnas. PBSI menyebut keputusan itu diambil karena proses pemulihan vertigo yang dialami Gregoria.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuanganmu untuk Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung,” tulis pengumuman PBSI, seperti dikutip Holopis.com.

“Selama 12 tahun menjadi bagian dari Pelatnas PBSI, Gregoria telah memberikan banyak momen membanggakan bagi bulutangkis Indonesia melalui kerja keras, semangat juang, dan komitmen tanpa henti di setiap pertandingan.”

“PP PBSI menghormati keputusan Gregoria untuk mundur dari Pelatnas demi fokus pada proses pemulihan kondisi kesehatannya. Terima kasih untuk setiap perjuangan, pengorbanan, dan inspirasi yang telah diberikan untuk badminton Indonesia.”

“Semoga Gregoria segera pulih sepenuhnya dan terus meraih hal-hal terbaik di masa depan.”

Perlu diketahui bersama, Gregoria memang mengalami vertigo sudah sejak Maret 2025 lalu. Hal tersebut membuat Gregoria harus absen dalam beberapa turnamen penting, salah satunya Piala Sudirman.

- Advertisement -

Gregoria absen selama tiga bulan lamanya dari bulutangkis, perlahan kondisinya membaik dan mulai comeback ketika turnamen Japan Open.

Akan tetapi penyakit vertigonya belum sepenuhnya pulih, yang kemudian mengganggu penampilannya di atas lapangan.

Kendati demikian, Gregoria berusaha menampilkan yang terbaik seiring dengan penyakit yang dialaminya itu, dimana beberapa kompetisi besar seperti China Open, Kejuaraan Dunia dan lain sebagainya, turut ia ikuti.

Bahkan ketika di Japan Masters 2025 lalu, Gregoria berhasil keluar sebagai runner-up, dimana capaian itu jadi hal yang sudah lama tak ia dapatkan.

Tak sampai situ, Gregoria juga masuk dalam daftar skuad badminton Indonesia di kancah SEA Games 2025, yang kala itu membawa Indonesia meraih perak di nomor beregu putri.

Kemudian di tahun 2026 Gregoria sempat membuat keputusan untuk melakukan proteksi ranking ke BWF, dimana pengajuan itu berdasarkan penyakit vertigonya tersebut.

Masa berlaku tiga bulan untuk proteksi ranking diajuka PBSI per 30 Desember 2025 lalu. Namun belum selesai, hingga ahirnya keputusan akhir keluar dari Pelatnas jadi pilihan Gregoria Mariska Tunjung.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU