Regenerasi Jadi Kunci, PB IWbA Target Pertahankan Takhta Peringkat Dunia Woodball

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Perkumpulan Woodball Indonesia (PB IWbA) menegaskan regenerasi atlet sebagai kunci utama menjaga dominasi Indonesia di kancah internasional. Hal ini mengemuka dalam Rapat Anggota PB IWbA 2026 bertema “Regenerasi Kuat, Prestasi Hebat” yang digelar di Kantor NOC Indonesia, Senayan.

Ketua Umum PB IWbA, Aang Sunadji, menekankan pentingnya keselarasan program antara pusat dan daerah dalam membangun prestasi berkelanjutan. Keselarasan program disebut Aang menjadi bagian penting antara pusat dan daerah sehingga tidak berseberangan dan saling menguatkan.

Menurutnya, hasil konsolidasi dan keselarasan yang selama ini dilakukan telah berjalan dengan baik dan telah membuahkan hasil nyata, terutama dalam melahirkan generasi baru atlet woodball Indonesia. Jika sebelumnya didominasi atlet senior, kini regenerasi mulai terlihat signifikan dengan munculnya atlet-atlet muda dari kalangan pelajar hingga mahasiswa.

“Banyak atlet muda sudah siap tampil di kejuaraan dunia. Ini yang harus dijaga agar prestasi woodball Indonesia di level dunia tidak terputus,” ujar Aang, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Saat ini, atlet-atlet Indonesia masih mendominasi lima besar rangking dunia woodball. Di kategori putra, Ahris Sumariyanto berada di puncak, disusul Susilo Marga Nugraha di urutan keempat dan I Putu Ari Kuncoro yang ada di peringkat kelima. Sedangkan untuk kategori putri, Siti Masitah menempati peringkat satu dan Finda Tri Setianingrum di peringkat kedua.

Capaian tersebut menjadi dasar optimisme PB IWbA untuk mempertahankan posisi puncak peringkat dunia tetap dihuni atlet Indonesia, meskipun terjadi pergantian generasi atlet.

- Advertisement -

Selain pembinaan, PB IWbA juga menyoroti pentingnya standar teknis pertandingan, khususnya terkait kondisi lapangan. Evaluasi dilakukan menyusul hasil yang belum maksimal di ajang multi-event seperti SEA Games. Hasilnya, Indonesia akan mendorong standarisasi lapangan dalam forum General Assembly International Woodball Federation pada November mendatang di Taiwan.

“Standar lapangan harus jelas agar kompetisi berlangsung adil, terutama untuk kondisi lapangan yang tidak rata. Sebab itu, kami akan menyuarakan ini ke Federasi Internasional nanti supaya hasilnya bisa adil untuk semua,” jelas Aang.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU