Heboh Danantara Beli Saham Gojek, Netizen Kira Akuisisi Besar Ternyata Cuma 1%

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMDanantara bikin heboh usai mengaku beli saham Gojek, netizen sempat mengira akuisisi besar, padahal hanya sekitar 1 persen saja.

Kabar masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ke PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sempat ramai diperbincangkan publik.

Banyak warganet sempat mengira langkah tersebut merupakan bentuk akuisisi besar, namun fakta di lapangan menunjukkan porsi kepemilikan saham yang dibeli ternyata tidak sampai 1 persen.

GoTo melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 5 Mei 2026 membenarkan adanya transaksi pembelian saham oleh Danantara.

Perseroan menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan melalui mekanisme pasar dan dalam jumlah yang relatif kecil.

Sekretaris Perusahaan GoTo, R.A. Koesoemohadiani, menyampaikan bahwa perusahaan menyambut baik kehadiran Danantara sebagai investor baru.

- Advertisement -

Menurutnya, masuknya Danantara menjadi salah satu bentuk kepercayaan terhadap kinerja dan prospek jangka panjang perusahaan.

“Sesuai dengan pemberitaan di media, kami memahami bahwa BPI Danantara telah membeli sejumlah saham perseroan melalui Bursa dalam jumlah kurang dari 1 persen,” ujarnya.

GoTo menilai, kehadiran investor baru, sekecil apa pun porsinya tetap mencerminkan optimisme terhadap fundamental bisnis perusahaan.

Karena itu, perusahaan menyebut akan terus menjaga tata kelola yang baik sekaligus memastikan keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri digital.

“Kepercayaan ini menjadi dorongan positif bagi perseroan untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara profesional dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Di sisi lain, CEO Danantara Rosan Roeslani juga mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah resmi menjadi pemegang saham GoTo.

Ia menegaskan bahwa investasi tersebut bukan lagi sekadar rencana, melainkan sudah terealisasi di pasar saham.

“Ya, kita sudah masuk kok sebetulnya. Sudah mulai masuk sebagai pemegang saham,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan.

Meski demikian, Rosan tidak membeberkan secara detail berapa besar kepemilikan saham yang diambil.

Ia hanya memberikan sinyal bahwa porsi tersebut masih sangat kecil dan belum mempengaruhi struktur kepemilikan perusahaan secara signifikan.

Pernyataan itu kemudian memunculkan beragam reaksi di media sosial.

Banyak netizen yang awalnya mengira Danantara melakukan akuisisi besar terhadap GoTo, namun kemudian memahami bahwa transaksi tersebut hanya berskala kecil di bawah 1 persen.

Di balik itu, Rosan menegaskan bahwa tujuan utama investasi ini bukan semata mencari keuntungan finansial.

Ia menyebut fokus utama Danantara adalah mendorong peningkatan kesejahteraan pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi bagian penting dari ekosistem GoTo.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang menyangkut mitra pengemudi, seperti perlindungan sosial hingga bonus hari raya, merupakan hasil dialog antara pihaknya dan manajemen perusahaan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kesejahteraan ojol bisa meningkat, termasuk akses BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Rosan juga menyoroti praktik industri ride hailing yang selama ini dinilai terlalu kompetitif dalam hal promosi dan pembakaran modal atau burning cash.

Ia menilai, dana yang digunakan untuk persaingan tersebut seharusnya bisa dialihkan untuk kepentingan mitra pengemudi.

“Daripada saling marketing dan menghabiskan dana besar untuk promosi, lebih baik kita arahkan untuk kesejahteraan ojol,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung adanya rencana penurunan potongan aplikasi hingga maksimal 8 persen yang disebut sebagai bagian dari agenda lanjutan kebijakan yang tengah dibahas.

Sementara itu, GoTo menegaskan bahwa kepemilikan saham di atas 1 persen hingga 5 persen tetap dilaporkan sesuai ketentuan dan dapat diakses melalui pengumuman resmi otoritas pasar modal.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU