HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, merilis foto-foto pertama dari misi Artemis II saat mendekati permukaan Bulan. Bersamaan dengan itu, NASA juga mengumumkan jadwal pendaratan kapsul di laut atau splashdown yang direncanakan pada 10 April di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, California.
Misi Artemis II kini telah memasuki fase perjalanan pulang setelah menyelesaikan penerbangan mengelilingi Bulan selama 10 hari. Awak misi mulai kembali menuju Bumi sejak Selasa (7/4) waktu setempat.
Salah satu foto yang dirilis diabadikan melalui jendela wahana Orion. Gambar tersebut memperlihatkan Bumi sebagai titik biru redup dengan awan putih terang, terlihat dari balik permukaan Bulan yang dipenuhi kawah.

NASA menjelaskan bahwa bagian gelap Bumi dalam foto tersebut sedang berada dalam fase malam. Sementara itu, pola awan yang berputar tampak jelas di wilayah Australia dan Oseania pada sisi yang terkena cahaya Matahari.
Di bagian depan gambar, terlihat Kawah Ohm dengan karakteristik tepi bertingkat dan dasar yang relatif datar. NASA menyebut struktur tersebut terbentuk akibat energi besar dari tumbukan yang membuat material permukaan Bulan mencair dan terpental ke atas.
Foto lainnya memperlihatkan momen saat Bulan sepenuhnya menutupi Matahari dari sudut pandang kapsul Orion. NASA mencatat fase totalitas tersebut berlangsung hampir 54 menit, jauh lebih lama dibandingkan fenomena serupa yang terlihat dari Bumi.

Selain itu, NASA juga membagikan gambar sisi jauh Bulan yang tidak pernah terlihat dari Bumi. Salah satunya adalah potret close-up Kawah Vavilov di tepi cekungan Hertzsprung.
Gambar lain menunjukkan cekungan Orientale yang dipenuhi lava purba, serta wilayah di tepi timur Cekungan Kutub Selatan-Aitken yang memperlihatkan batas antara sisi terang dan gelap Bulan.
Misi ini melibatkan empat astronaut, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta Jeremy Hansen. Mereka diluncurkan dari Kennedy Space Center di Florida pada 1 April.

Artemis II bertujuan menguji sistem yang dibutuhkan untuk mendukung misi berawak di luar angkasa dalam. Misi ini juga menjadi langkah penting untuk mempersiapkan eksplorasi lanjutan di Bulan.
Dalam perjalanannya, misi ini juga mencatat rekor baru sebagai perjalanan manusia terjauh dari Bumi. Kapsul yang diberi nama Integrity berhasil melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh misi Apollo 13 pada 1970.

