Gandeng Kementerian Ekraf, YKEP Targetkan Modernisasi Industri Kreatif Militer

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebuah langkah tidak biasa diambil oleh Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP). Yayasan yang lahir sejak tahun 1972 dengan napas perjuangan TNI Angkatan Darat ini kini mulai melirik potensi ekonomi kreatif.

YKEP menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru untuk mengoptimalkan aset-aset mereka. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang digelar di Hotel Aston Kartika, Grogol, Kamis (2/4/2026).

Kolaborasi lintas sektor ini resmi diperkuat dengan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Suasana Rakornis tahun ini pun terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Tema “Kreatif dan Inovatif Menghadapi Tantangan untuk Maju” bukan sekadar slogan di atas spanduk. Tema tersebut merupakan sebuah peta jalan bagi YKEP untuk bertransformasi di masa depan.

Sekretaris Kementerian Ekraf, Dessy Ruhati, hadir sebagai pembicara kunci dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa ekonomi kreatif adalah solusi “low capital but high value” bagi organisasi.

Sektor ini mampu memberikan nilai tambah signifikan pada aset konvensional yang dimiliki yayasan. Dalam paparannya, Dessy menekankan bahwa YKEP tidak perlu membangun segalanya dari nol.

- Advertisement -

Kuncinya terletak pada kemampuan mengaktifkan dan mengorkestrasi kekuatan aset yang sudah ada. Hal ini mencakup berbagai bidang mulai dari sektor perhotelan, properti, hingga logistik.

Melalui sentuhan inovasi, ekonomi kreatif dijadikan sebagai alat komersialisasi yang efektif. Aset-aset yang sebelumnya bersifat rutin kini didorong untuk menjadi lebih produktif dan relevan.

Data menunjukkan bahwa sektor ini bukan lagi pemain pinggiran dalam ekonomi nasional. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi kreatif tercatat mencapai angka yang cukup fantastis yaitu 6,5 persen.

Capaian tersebut melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,7 persen. Dengan menyerap 27,4 juta tenaga kerja, sektor ini menjadi pilar penyangga ekonomi di bawah visi Presiden Prabowo.

Ketua Pembina YKEP, Maruli Simanjuntak, menyambut baik sinergi ini dengan pesan tegas. Menurutnya, tantangan bangsa ke depan tidak bisa lagi dihadapi dengan cara-cara rutin semata.

Maruli menekankan pentingnya kerja tim yang kuat untuk memastikan ide kreatif bergulir menjadi proyek nyata. Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui kekuatan inovasi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU