MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

Wapres Gibran Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir di Tuban Dikebut

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat koordinasi penanganan banjir bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan di kantor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana, sekaligus memastikan pemulihan infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakat berjalan efektif.

- Advertisement -

Dalam arahannya, Wapres menekankan pentingnya percepatan penanganan dampak banjir yang masih dirasakan masyarakat.

Meski tidak terdapat korban jiwa, menurutnya kerugian materiil yang dialami warga tetap harus menjadi perhatian serius pemerintah.

- Advertisement -

Wapres juga meminta agar berbagai fasilitas umum yang terdampak banjir dapat segera difungsikan kembali sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal.

“Fasilitas umum terdampak seperti sekolah dan tempat ibadah harus bisa segera difungsionalkan kembali,” tegasnya, dikutip Holopis.com.

Selain itu, Wapres menyoroti kerusakan pada jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang terdampak banjir.

Ia meminta agar perbaikan segera dilakukan, termasuk pembenahan sistem saluran air di sekitar jalan untuk mencegah gangguan terhadap mobilitas warga dan distribusi logistik.

“Jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang rusak segera diperbaiki, termasuk sistem saluran air di sekitar jalan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan distribusi logistik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wapres juga menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

“Rumah warga yang mengalami kerusakan segera diselesaikan pendataannya, dicairkan bantuannya, dan dibantu proses pembersihannya,” ujarnya.

Selain fokus pada pemulihan infrastruktur, Wapres turut mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi munculnya penyakit pascabanjir.

Ia menilai langkah pencegahan harus dilakukan secara serius, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

“Antisipasi kemungkinan penyebaran penyakit pasca banjir seperti diare, disentri, hepatitis, dan DBD,” pesannya.

Mengacu pada data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Wapres juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih dapat terjadi hingga akhir Maret.

Karena itu, pemerintah daerah diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Berdasarkan BMKG, kita masih akan dilanda cuaca ekstrem sampai bulan Maret. Oleh sebab itu kita harus selalu siap dan waspada,” ungkapnya.

Untuk jangka panjang, Wapres menekankan perlunya langkah penanganan yang lebih sistematis guna mencegah banjir berulang di wilayah Tuban.

Upaya tersebut mencakup perbaikan tata kelola drainase serta normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan.

“Perhatikan tata kelola dan perbaiki sistem drainase, lakukan pengerukan rutin sungai yang mengalami pendangkalan,” tegasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru