HOLOPIS.COM, TUBAN – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi perkembangan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi Talavera Project Jetty yang kini telah mencapai 98 persen.
Apresiasi disampaikan Wapres saat meninjau langsung proyek milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu, yang berlokasi di kawasan Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, pada Jumat (6/3/2026).
Sebagaimana diketahui, proyek Talavera Jetty dikelola oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. Proyek itu dirancang sebagai fasilitas ekspor semen berkapasitas besar, dengan dukungan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi operasional dan distribusi.
“Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara,” kata Gibran, dikutip Holopis.com, Jumat (6/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Gibran juga melihat langsung sejumlah fasilitas utama proyek yang diproyeksikan mampu mengirim antara 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional setiap tahunnya.
Proyek Talavera Jetty merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan perusahaan Jepang, Taiheiyo Cement Corporation, yang telah terjalin sejak 2021.
Secara teknis, proyek ini mencakup pengembangan terminal khusus dari kapasitas 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT melalui pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan fasilitas dermaga yang telah ada.
Selain pengembangan dermaga, proyek ini juga dilengkapi berbagai fasilitas produksi seperti blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, serta dua cement silo system yang masing-masing berkapasitas 18.000 ton.
Untuk mendukung distribusi semen dari pabrik menuju kapal di dermaga, proyek tersebut juga dilengkapi fasilitas transportasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor, serta ship loader berkapasitas 1.000 tons per hour (tph).
Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Indrieffouny Indra, mengatakan proyek Talavera Jetty diharapkan dapat segera rampung dan beroperasi optimal pada pertengahan 2026.
“Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik.
Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Indrieffouny.
Peninjauan proyek ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah terus mendorong penguatan sektor industri strategis nasional melalui pembangunan infrastruktur industri, peningkatan kapasitas produksi, serta penguatan konektivitas logistik untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.


