MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak --:--
Subuh --:--
Dzuhur --:--
Ashar --:--
Maghrib --:--
Isya --:--

Para Mantan Gubernur Jakarta “Reuni” di Glodok Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2026

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kawasan Pancoran, Glodok, mendadak berubah menjadi panggung raksasa yang tidak hanya beraroma dupa dan kuliner khas, tetapi juga dipenuhi aura persatuan yang kental.

Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026 kali ini bukan sekadar seremoni penutup Imlek, melainkan pernyataan tegas bahwa Jakarta sedang bersiap menjadi Kota Global yang tetap memeluk erat akarnya.

- Advertisement -

Pemandangan langka tersaji di area Pancoran Chinatown Point Mall. Di satu panggung yang sama, terlihat Gubernur Jakarta Pramono Anung didampingi para pendahulunya—Sutiyoso, Fauzi Bowo, hingga Anies Baswedan.

Kehadiran para pemimpin lintas masa ini seolah mengirimkan pesan: ketika bicara soal budaya dan keberagaman, Jakarta tidak lagi mengenal batas politik. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang hadir dengan antusiasme tinggi, menyebut fenomena ini sebagai “ruang aktualisasi pejuang ekraf.”

- Advertisement -

Menurutnya, setiap gerobak kuliner dan setiap kibasan kain tarian kontemporer di sepanjang jalan adalah denyut nadi ekonomi yang bergerak karena kolaborasi.

Salah satu kejutan terbesar dalam perayaan ini adalah pengumuman dari Gubernur Pramono Anung. Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi warga Tionghoa bagi kemajuan ibu kota, Pemprov Jakarta berencana membangun Museum Peranakan Tionghoa.

“Jakarta adalah rumah bersama. Warga Tionghoa telah memberikan kontribusi luar biasa, dan museum ini akan menjadi simbol abadi bahwa kita menghargai sejarah dan peran seluruh warga tanpa terkecuali,” ujar Pramono.

Keriuhan makin memuncak saat tarian Selendang Dendang menyatu dengan atraksi Barongsai yang lincah. Tak hanya tradisi kuno, teknologi modern pun ambil bagian. Jakarta secara resmi menerima piagam Museum Rekor Indonesia (MURI) atas atraksi flying drone LED yang memukau saat malam Imlek lalu—sebuah perpaduan teknologi masa depan dan tradisi yang menjadi wajah baru Jakarta.

Dengan tema “Cahaya Keberagaman”, Cap Go Meh 2026 menjadi pemantik semangat menuju usia Jakarta yang ke-500. Di sela-sela aroma kuliner Chinatown yang menggoda, terselip harapan besar yaitu Jakarta tidak hanya ingin bersaing secara global dengan gedung-gedung pencakar langitnya, tetapi juga dengan hati warganya yang inklusif dan saling menjaga.

Perayaan ini ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dekorasi Imlek yang diikuti oleh berbagai instansi, mulai dari kementerian hingga gedung perkantoran swasta, membuktikan bahwa semarak merah Imlek telah merambah ke setiap sudut profesionalisme kota.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru