HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana alam berupa banjir dan angin kencang hingga saat ini masih melanda sejumlah wilayah yang ada di Provinsi Jawa Timur sejak beberapa hari terakhir.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, bencana tersebut salah satunya melanda Kabupaten Bondowoso sejak Senin (2/3).
“Hujan lebat memicu luapan saluran drainase yang merendam permukiman warga di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Kamis (5/3).
Abdul menjelaskan bahwa kondisi tersebut diperparah oleh material sampah dan ranting pepohonan yang menyumbat saluran drainase sehingga banjir merendam 19 unit rumah.
“Petugas telah melakukan pembersihan saluran drainase dan dilaporkan banjir telah surut,” tukasnya.
Pada hari yang sama, banjir akibat hujan lebat juga melanda Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Sebanyak 967 unit rumah di sembilan kecamatan terdampak oleh kejadian tersebut.
Petugas setempat telah mengerahkan pompa air serta perahu karet untuk mobilisasi, evakuasi, dan distribusi logistik kepada masyarakat terdampak.
“Banjir telah berangsur surut dengan ketinggian tersisa sekitar 10 sentimeter,” ucapnya.
Sementara itu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, juga dilanda angin kencang pada Selasa (3/3) yang berdampak pada tiga kecamatan.
Kondisi angin kencang telah menyebabkan setidaknya 91 unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat pohon tumbang.
Angin kencang terjadi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Selasa (3/3). Peristiwa ini mengakibatkan pohon tumbang di Kecamatan Sanankulon, Nglegok, dan Udanawu.
“Sebanyak 30 unit rumah rusak ringan serta satu unit fasilitas pendidikan dan kandang hewan terdampak,” ungkapnya.


