Cegah Lemas Berlebih, Berikut Vitamin yang Wajib Dikonsumsi Selama Berpuasa

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Memasuki bulan Ramadan, menjaga kondisi tubuh menjadi perhatian utama banyak orang. Untuk itu, mengkonsumsi vitamin jadi salah satu solusi untuk menjaga kebugaran tubuh.

Dikutip Holopis.com dari Laporan Indonesia Health Insight 2026 Q1, Selasa, (3/3) menjelang periode puasa masyarakat mulai meningkatkan pembelian vitamin, suplemen, obat pencernaan, produk pereda gangguan tenggorokan, hingga perawatan kulit.

Peningkatan paling signifikan terlihat pada kategori vitamin dan suplemen, yang melonjak hingga +30%. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk memperkuat sistem imun serta mencegah gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah.

Jika kamu kerap merasa cepat lelah atau memiliki aktivitas yang padat, bisa jadi kebutuhan nutrisi saat sahur dan berbuka belum tercukupi dengan baik.

Sebagai langkah antisipasi, mengonsumsi vitamin tambahan dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa.

Ingin tahu apa saja yang bisa dipilih? Berikut rekomendasi vitamin untuk menjaga stamina agar tetap bugar sepanjang Ramadan!

- Advertisement -

Vitamin C untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Vitamin C dikenal luas sebagai nutrisi penting untuk meningkatkan sistem imun. Selama berpuasa, tubuh tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, namun dengan asupan makanan yang terbatas waktunya. Di sinilah vitamin C berperan membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang flu, batuk, atau infeksi ringan lainnya.

Konsumsi Vitamin C dapat dilakukan saat sahur atau berbuka. Jika memiliki riwayat gangguan lambung, sebaiknya diminum setelah makan agar lebih nyaman di perut.

Multi-Vitamin untuk Melengkapi Kebutuhan Nutrisi

Selama Ramadan, pola makan yang berubah sering kali membuat asupan gizi tidak seimbang. Terkadang sahur dilakukan secara terburu-buru atau menu berbuka kurang mengandung variasi nutrisi yang lengkap.

Multi-vitamin hadir sebagai pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.

Multi-vitamin idealnya dikonsumsi setelah makan besar, seperti saat sahur atau setelah berbuka, untuk membantu penyerapan nutrisi yang lebih optimal.

Vitamin D untuk Daya Tahan dan Kesehatan Tulang

Vitamin D sering disebut sebagai “sunshine vitamin” karena tubuh memproduksinya saat terpapar sinar matahari. Namun, selama puasa terutama bagi yang lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, paparan sinar matahari bisa berkurang.

Kekurangan vitamin D dapat membuat tubuh terasa lemas dan mudah sakit. Oleh karena itu, suplemen vitamin D dapat menjadi pilihan, terutama bagi yang jarang terpapar matahari secara langsung.

Konsumsi sebaiknya dilakukan setelah makan agar penyerapannya lebih baik, karena vitamin D larut dalam lemak.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Aisha Balqis Salsabila
Achmad Husin Alifiah
Aisha Balqis Salsabila, Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU