HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bagi penderita asam lambung atau GERD, memilih menu sahur tidak bisa sembarangan. Salah memilih makanan justru dapat memicu perut perih, mual, hingga rasa panas di dada saat berpuasa. Karena itu, sahur perlu disusun dengan makanan yang lembut di lambung, mudah dicerna, dan tidak merangsang produksi asam berlebih.
Menu yang tepat membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari tanpa menimbulkan keluhan pencernaan.
1. Pilih Karbohidrat Kompleks yang Mudah Dicerna
Karbohidrat tetap diperlukan sebagai sumber energi, tetapi pilih yang tidak memicu iritasi lambung. Nasi putih hangat, oatmeal, kentang rebus, atau roti gandum bisa menjadi pilihan karena lebih stabil dicerna dan tidak meningkatkan asam lambung secara tiba-tiba.
Hindari makanan terlalu berminyak seperti nasi goreng atau mi instan karena lemak tinggi memperlambat pengosongan lambung.
2. Tambahkan Protein Rendah Lemak
Protein membantu kenyang lebih lama tanpa membuat lambung bekerja terlalu berat. Pilihan yang aman antara lain telur rebus, dada ayam tanpa kulit, tahu, tempe kukus, atau ikan panggang.
Sebaiknya hindari protein yang digoreng atau berbumbu tajam karena dapat memicu refluks saat berpuasa.
3. Perbanyak Sayur yang Tidak Memicu Gas
Sayuran penting untuk serat, tetapi pilih yang ringan seperti wortel, bayam, buncis, atau labu. Sayuran ini membantu pencernaan tetap lancar tanpa menyebabkan perut kembung.
Batasi kol, sawi, atau makanan yang terlalu pedas karena dapat meningkatkan produksi gas dan membuat lambung tidak nyaman.
4. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung
Ini dia Sobat Holopis, beberapa jenis makanan sebaiknya tidak dikonsumsi saat sahur, seperti:
- Makanan pedas dan asam berlebihan
- Gorengan dan santan kental
- Kopi atau teh pekat saat perut kosong
- Cokelat dan makanan tinggi lemak
- Minuman bersoda
Jenis makanan tersebut dapat melemahkan katup lambung sehingga asam mudah naik.
5. Minum Air Hangat dan Makan Perlahan
Mulailah sahur dengan air hangat untuk membantu menenangkan lambung. Makan secara perlahan juga penting agar sistem pencernaan tidak “kaget” setelah tidur.
Langsung berbaring setelah sahur sebaiknya dihindari. Beri jeda sekitar 30–60 menit sebelum kembali beristirahat agar makanan turun dengan baik.
6. Contoh Menu Sahur Aman untuk Asam Lambung
- Nasi hangat + ayam panggang + tumis wortel buncis
- Oatmeal + pisang matang + telur rebus
- Kentang rebus + ikan kukus + bayam bening
- Roti gandum + tahu kukus + buah pepaya
Menu seperti ini cukup mengenyangkan, tidak merangsang asam lambung, dan tetap memberi energi selama puasa. Jaga terus kesehatan ya, Sobat Holopis!

