Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026

Blangikhan: Ritual Pembersihan Jiwa di 7 Mata AIr yang Menjadi Magnet Wisata Lampung

10 Shares

HOLOPIS.COM, LAMPUNGWakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengapresiasi penyelenggaraan Tradisi Blangikhan di Lampung Tengah sebagai wujud nyata pariwisata berbasis inisiatif masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Nuwo Balak, Lampung Tengah, Rabu (18/2/2026), di mana ia menegaskan bahwa kearifan lokal ini mampu memperkuat ekosistem pariwisata budaya dan spiritual.

- Advertisement -

Bukan sekadar mandi biasa, Blangikhan atau yang sering disebut Blangiran adalah ritual sakral yang dilakukan turun-temurun menjelang bulan suci Ramadhan.

Keunikan utama Blangikhan terletak pada penggunaan air yang diambil dari tujuh sumber mata air berbeda. Bagi masyarakat Lampung, angka tujuh dan air melambangkan pembersihan total, baik lahir maupun batin.

- Advertisement -

“Tradisi ini menunjukkan bahwa kearifan lokal bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan masa depan,” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa. Beliau menegaskan bahwa ritual spiritual seperti ini adalah “napas” dari pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing global.

Ada hal menarik yang terjadi di balik sakralnya siraman air Blangikhan. Acara ini kini bertransformasi menjadi panggung bagi UMKM lokal. Di sela-sela prosesi adat, produk-produk khas Lampung Tengah turut ‘mejeng’, membuktikan bahwa tradisi bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan aset nasional yang telah resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) sejak tahun 2019. Secara filosofis, Blangikhan menjadi momen rekonsiliasi bagi masyarakat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama sebelum memasuki kesucian bulan puasa.

Nilai-nilai luhur inilah yang menjadi daya tarik utama sekaligus bagian dari strategi besar Provinsi Lampung, yang kini sukses menembus peringkat ke-9 sebagai wilayah dengan kontribusi kunjungan wisatawan terbanyak di Indonesia.

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan ambisi besar provinsi ini. Melalui penguatan tradisi seperti Blangikhan dan rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Lampung ingin naik kelas menjadi destinasi internasional.

“Kami memohon dukungan agar program ini membawa manfaat nyata, khususnya bagi pengembangan pariwisata Lampung,” tutur Jihan.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, ritual penyucian diri ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan warga lokal, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman spiritual yang otentik di jantung Pulau Sumatera.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
10 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru