HOLOPIS.COM, JAKARTA – Film horor supranatural Whistle menjadi salah satu rilisan yang menarik perhatian pecinta genre seram pada 2026. Film ini disutradarai Corin Hardy dengan naskah yang ditulis Owen Egerton.
Mengangkat tema kutukan benda kuno, Whistle menghadirkan cerita tentang konsekuensi mengerikan dari rasa penasaran remaja terhadap sebuah artefak misterius. Nuansa horor dibangun melalui teror psikologis, penampakan mengganggu, dan ancaman yang terus memburu para tokohnya.
Film ini pertama kali tayang di Fantastic Fest pada 25 September 2025 sebelum dirilis secara luas di Amerika Serikat pada 6 Februari 2026, kemudian menyusul di Inggris dan Irlandia pada 13 Februari.
Film ini cocok jadi tontonan Sobat Holopis saat libur Imlek.
Sinopsis Whistle
Kisah bermula dari Mason “Horse” Raymore, seorang atlet basket sekolah yang tiba-tiba mengalami halusinasi tentang sosok pria hangus terbakar yang terus menghantuinya. Teror itu berujung tragedi ketika Mason tewas terbakar di ruang ganti sekolah, disaksikan oleh rekannya, Dean.
Beberapa bulan setelah kejadian tersebut, Chrysanthemum “Chrys” Willet pindah ke kota dan tinggal bersama kerabatnya, termasuk sepupunya, Rel. Ia kemudian bersekolah di tempat yang sama dan tanpa sengaja menggunakan loker milik Mason.
Di dalam loker itu, Chrys menemukan sebuah guci berisi peluit aneh berbentuk tengkorak yang dikenal sebagai Aztec Death Whistle. Peluit tersebut diyakini memiliki kekuatan supranatural. Setiap kali ditiup, suara yang dihasilkan akan memanggil wujud kematian yang ditakdirkan bagi orang yang membunyikannya.
Sejak penemuan itu, Chrys dan teman-temannya mulai mengalami kejadian mengerikan. Mereka dihantui sosok-sosok menyeramkan yang seolah merupakan bayangan dari nasib tragis masing-masing. Teror semakin intens ketika mereka menyadari bahwa kutukan itu tidak bisa dihentikan dengan cara biasa.
Film ini menempatkan para karakter dalam perlombaan melawan waktu untuk memahami asal-usul peluit tersebut sebelum kematian benar-benar menjemput mereka satu per satu.
Di film ini, Dafne Keen memerankan Chrys Willet. Ia didampingi Sophie Nélisse sebagai Ellie Gains dan Sky Yang sebagai Rel Taylor. Jhaleil Swaby tampil sebagai Dean Jackson, sementara Ali Skovbye memerankan Grace Browning.
Selain itu, Percy Hynes White berperan sebagai Noah Haggerty, Michelle Fairley sebagai Ivy Raymore, serta Nick Frost turut meramaikan jajaran pemain yang membawa atmosfer mencekam sepanjang film.

