Proyeksi IHSG 13 Februari 2026, Uji Level 8.440 atau Lanjut Koreksi?

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpotensi menguat pada perdagangan saham Jumat (13/2/2026), setelah pada sesi sebelumnya mengalami tekanan jual.

Pelaku pasar kini mencermati peluang teknikal IHSG menguji level 8.377 hingga 8.440 jelang akhir pekan.

- Advertisement -

Pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, IHSG tercatat melemah 0,31% ke posisi 8.265. Pelemahan tersebut disertai munculnya tekanan jual yang menahan laju indeks di zona merah.

IHSG Berpeluang Menguat, Waspada Koreksi Lanjutan

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, best case, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan untuk membentuk bagian dari wave © dari wave [x] ke posisi 8.377-8.440.

- Advertisement -

“Waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.155-8.202,” kata Herditya dalam riset hariannya, dikutip Holopis.com, Jumat (13/2/2026).

Ia menambahkan, IHSG akan berada di level support 7.863,7.712 dan level resistance 8.354,8.517 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Sementara itu, dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan level resistance 8.200-8.360.

Dengan dua pandangan tersebut, pasar diperkirakan bergerak dalam rentang terbatas (sideways) dengan kecenderungan volatil, sehingga investor disarankan selektif dalam memilih saham.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sejumlah sekuritas telah merilis rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (13/2/2026).

PT Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan:

  • PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
  • PT Petrosea Tbk (PTRO)
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)

Sementara itu, Herditya dari PT MNC Sekuritas memilih:

  • PT Bukit Sentul City Tbk (BKSL)
  • PT Elnusa Tbk (ELSA)
  • PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
  • PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB)

Rekomendasi Teknikal

1. PT Bukit Sentul City Tbk (BKSL) – Buy on Weakness

Saham BKSL menguat 7,09% ke 151 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, penguatannya pun mampu break dari cluster MA20 dan MA60.

“Saat ini, kami memperkirakan, posisi BKSL berada pada bagian dari wave C dari wave (B),” ujar Herditya.

  • Buy on Weakness: 142-150
  • Target Price: 161, 169
  • Stoploss: below 135

2. PT Elnusa Tbk (ELSA) – Buy on Weakness
Saham ELSA terkoreksi 3,25% ke 745 dan masih didominasi oleh tekanan jual.

“Kami memperkirakan, posisi ELSA saat ini berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C,” kata Herditya.

  • Buy on Weakness: 675-745
  • Target Price: 795, 830
  • Stoploss: below 655

3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Buy on Weakness

Saham ENRG menguat 13,36% ke 1.400 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatannya mampu menembus oleh cluster MA20 dan MA60.

“Saat ini, diperkirakan posisi ENRG berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i] dari wave 5,” ujar dia.

  • Buy on Weakness: 1.225-1.305
  • Target Price: 1.460, 1.585
  • Stoploss: below 1.180

4. PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) – Buy on Weakness

Saham PSAB menguat 2,78% ke 555 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA60.

“Kami perkirakan, posisi PSAB sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B),” kata dia.

  • Buy on Weakness: 515-540
  • Target Price: 605, 635
  • Stoploss: below 505

Strategi Investor Jelang Akhir Pekan

Dengan IHSG yang masih bergerak di zona krusial dan berpotensi menguji resistance 8.440, investor disarankan menerapkan strategi buy on weakness pada saham-saham dengan tren teknikal kuat.

Namun, potensi koreksi ke area 8.155-8.202 tetap perlu diwaspadai, terutama jika tekanan jual kembali meningkat. Manajemen risiko melalui penetapan stoploss menjadi kunci menjaga portofolio tetap aman di tengah volatilitas pasar menjelang akhir pekan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru