HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aktor Chris Hemsworth mengungkap alasan di balik keputusannya mengambil peran film-film komersial bergaji tinggi di awal karier. Ia menyebut pilihan tersebut didorong oleh tanggung jawab keluarga, bukan semata ambisi artistik.
Hemsworth mengatakan bahwa dirinya berasal dari latar belakang sederhana, sehingga stabilitas finansial menjadi prioritas utama ketika mulai menapaki dunia perfilman. Menurutnya, menolak bayaran besar bukanlah pilihan realistis, terutama ketika ia harus membantu orang tua dan keluarga besarnya.
Ia juga mengaitkan pandangan hidupnya dengan kondisi kesehatan sang ayah yang didiagnosis mengidap Alzheimer. Pengalaman tersebut membuat Hemsworth semakin menyadari betapa rapuhnya waktu dan kehidupan.
“Naluriku untuk terus berlari ke depan benar-benar berubah. Aku jadi lebih sadar akan rapuhnya segalanya. Kamu mulai berpikir, ‘Ayahku tidak akan selalu ada.’ Anak-anakku sekarang berusia 11 dan 13 tahun. Malam-malam ketika mereka berebut tidur di tempat tidur kami—tiba-tiba, itu tidak terjadi lagi,” ujar Hemsworth, dikutip Holopis.com, Minggu (8/2).
Sebagai informasi, Chris Hemsworth lahir di Melbourne, Australia, dan mulai dikenal luas setelah membintangi serial televisi Australia sebelum menembus Hollywood. Namanya melejit secara global setelah memerankan karakter Thor dalam jagat sinematik Marvel, yang kemudian membuka jalan ke berbagai proyek film berskala besar.
Sepanjang kariernya, Hemsworth membintangi sejumlah film box office lintas genre, mulai dari aksi, fiksi ilmiah, hingga drama. Di luar layar, ia dikenal sebagai figur publik yang kerap menekankan pentingnya keluarga, keseimbangan hidup, dan kesehatan, seiring perjalanan kariernya sebagai salah satu aktor papan atas dunia.


