Kerja Sama Jakarta–Banten, Pramono Dorong Solusi Bersama Atasi Sampah

24 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam penanganan sampah, khususnya melalui dukungan pengangkutan. Hal tersebut disampaikan Pramono secara langsung di hadapan Gubernur Banten Andra Soni.

Menurut Pramono, persoalan sampah yang melibatkan lintas wilayah tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri dan membutuhkan kolaborasi antarpemerintah daerah.

- Advertisement -

“Karena kami, saya dan Pak Gubernur Banten ini merasa bahwa persoalan yang ada, baik di Jakarta dan Banten ini kalau kita tangani bersama pasti memecahkannya lebih gampang,” kata Pramono di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa bentuk bantuan yang memungkinkan diberikan Jakarta berkaitan dengan aspek transportasi. Menurutnya, jika permasalahan utama terletak pada mobilisasi, Jakarta memiliki sarana transportasi yang memadai dan dapat dimanfaatkan untuk membantu pengangkutan sampah dari wilayah Banten.

- Advertisement -

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa kewenangan terkait lokasi pembuangan sampah tetap berada di pemerintah daerah setempat.

“Kalau memang problemnya adalah transportasi, tentunya Jakarta akan punya alat transportasi yang bisa digunakan. Mengenai pembuangannya, ya tentunya sepenuhnya kewenangan dari Tangerang Selatan,” katanya.

Selain penanganan sampah, Pramono juga menyinggung bentuk kerja sama lintas wilayah lainnya antara Jakarta dan Banten, salah satunya melalui pengelolaan sumber daya air.

Ia mencontohkan pengembangan Bendung Polor di wilayah Banten yang berpotensi memberikan manfaat bagi kedua daerah, baik dalam pengendalian banjir maupun penyediaan air bersih.

“Kalau Bendung Polor itu dikembangkan, maka akan memberikan keuntungan bagi Banten karena mempunyai catchment area untuk menahan banjir. Bagi Jakarta, air tersebut bisa digunakan untuk menjadi air bersih yang akan dikelola oleh PAM Jaya,” jelas Pramono.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif seperti itu juga relevan diterapkan dalam penanganan sampah, mengingat persoalan lingkungan di kawasan aglomerasi Jakarta–Banten saling berkaitan.

“Jadi intinya begini, kami ingin untuk saling mengisi,” tandas Pramono.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
24 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru