HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Udara melalui Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja TNI Angkatan Udara (Puslaiklambangjaau) berkolaborasi dengan Royal Canadian Air Force (RCAF) Directorate of Military Training and Cooperation (DMTC). Kolaborasi itu dengan menggelar Aviation Safety Workshop Tahun Anggaran 2026.
Workshop itu digelar di Skadron Pendidikan (Skadik) 505 Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bahasa atau Pusbahasa, Jakarta, Senin, kemarin. Workshop itu dibuka oleh Wakil Kepala Pusat Kelaikudaraan dan Keselamatan Terbang dan Kerja Angkatan Udara, Marsma TNI Dodi Fernando.
Marsma Dodi menyampaikan pesan dari Kepala Pusat Kelaikudaraan dan Keselamatan Terbang dan Kerja Angkatan Udara, Marsda TNI Fakhrizet.

Menurut Marsda TNI Fakhrizet, keselamatan terbang dan kerja menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan setiap tugas TNI AU.
“Workshop ini menjadi wujud komitmen TNI AU dalam meningkatkan budaya keselamatan penerbangan serta sarana pertukaran pengetahuan dengan Royal Canadian Air Force,” kata Marsda TNI Fakhrizet, dikutip dari laman resmi TNI AU, Selasa, (3/2/2026).
Adapun, Atase Pertahanan Kanada Col Stewart Taylor menaruh harapan agar pengetahuan yang diperoleh bisa dimanfaatkan dan diterapkan dalam program keselamatan penerbangan masing-masing.
Menurut dia, tujuan utama forum itu agar bisa melindungi nyawa dalam misi penerbangan. Selain itu, menjaga kesiapan peralatan, serta memastikan keberhasilan setiap misi.
Di forum workshop itu, hadir pula Atase Pertahanan Kanada, LCOL Wilfred Rellinger, LCOL Simon Germain, MAJ Macauley, CAPT Josh Paley, MWO James Brown, serta MWO Daniel Landry.
Kemudian, dari jajaran TNI AU ada Puslaiklambangjaau dengan hadir Marsma TNI Tahyodi, selaku Paban I/Binlambangja, Paban III/Alpal, Paban II/Laikkualpers, dan Paban IV/Standevallaik.

