HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Udara (AU) melakukan penataan organisasi dengan melikuidasi 9 Wing Udara menjadi Wing Udara baru. Selain itu, TNI AU juga meresmikan Satuan Antariksa Koops Udara Nasional (Koopsudnas).
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin langsung upacara likuidasi dan peresmian di GSG Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur. Dalam peresmian itu, Marsekal Tonny meresmikan 10 Wing Udara yang berada di jajaran Grup Angkut, Heli, Tempur, dan Khusus.
Marsekal Toony menyampaikan likuidasi dan peresmian Wing Udara yang baru juga sebagai langkah strategis untuk perkuat kesiapan dan efektivitas operasi udara. Ia bilang kehadiran Wing Udara yang baru diharapkan bisa meningkatkan daya guna kekuatan udara dalam mendukung operasi militer pengamanan ruang udara nasional.
“Mobilitas pasukan, serta dukungan penanggulangan bencana sehingga membentuk postur TNI AU yang lebih adaptif dan relevan dengan karakter ancaman modern,” kata Marsekal Toony, dikutip dari laman resmi TNI AU, Senin, 2 Februari 2026.

Selain itu, TNI AU juga akan perluas cakupan ruang operasi melalui pembentukan Satuan Antariksa Koopsudnas. Langkah itu sebagai respons terhadap dinamika ancaman modern yang kini berkembang hingga domain antariksa.
Marsekal Toony menilai antariksa kini menjadi domain strategis dalam mendukung keunggulan informasi. Lalu, membantu efektivitas komando dan kendali, serta pengambilan keputusan operasi.
Lebih lanjut, dia berharap kehadiran satuan ini bisa perkuat kesiapan TNI AU dalam menjaga dan memanfaatkan kepentingan nasional di domain antariksa. Selain itu, mendukung pelaksanaan operasi udara yang terintegritas, aman, dan berkelanjutan.
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AU, upaya penataan organisasi menuju kekuatan udara yang adaptif akan terus dilakukan. Selain itu, penataan organisasi itu juga untuk kekuatan modern, profesional, dan unggul.
Menurut Dispen TNI AU, langkah ini sejalan dengan komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta memberikan kontribusi nyata bagi kepentingan pertahanan negara.


