HOLOPIS.COM, KARAWANG – Kepolisian Resor (Polres) Karawang memastikan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dan Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Aksi tersebut berlangsung pada Senin 2 Februari 2026 di ruas Jalan Nasional Klari–Kosambi, tepatnya di depan restoran cepat saji McDonald’s dan SPBU Desa Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Aksi unjuk rasa yang diinisiasi oleh Komite Rakyat Sipil Karawang itu mengusung tuntutan perbaikan jalan berlubang di sejumlah titik jalan nasional yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Massa aksi menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan membentangkan spanduk serta menyampaikan orasi di sekitar lokasi.
Selama aksi berlangsung, arus lalu lintas di jalur arteri nasional Klari–Kosambi sempat mengalami perlambatan. Untuk mengantisipasi kemacetan serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Karawang menerjunkan personel Polsek Klari untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.
Pengamanan aksi unjuk rasa tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Klari, Kompol H. Bambang Sumitro, didampingi Kanit Reskrim Polsek Klari, Iptu Wihendar. Personel kepolisian terlihat aktif mengatur arus kendaraan sekaligus mengawal jalannya aksi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Dalam pelaksanaannya, Polres Karawang mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Aparat kepolisian juga melakukan koordinasi dengan koordinator lapangan aksi guna memastikan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan potensi gangguan keamanan maupun ketertiban umum.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, baik kepada peserta aksi maupun kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kami juga mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum,” ujar Ipda Cep Wildan, seperti dikutip Holopis.com.
Ia menambahkan, berkat kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan massa aksi, kegiatan unjuk rasa dapat berjalan dengan aman dan kondusif. “Alhamdulillah, aksi unjuk rasa berjalan lancar. Arus lalu lintas tetap dapat dikendalikan meskipun sempat terjadi perlambatan,” tambahnya.
Aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang, yang dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Setelah aspirasi disampaikan, massa aksi membubarkan diri secara tertib.
Hingga aksi berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di ruas Jalan Nasional Klari–Kosambi kembali berjalan normal tanpa hambatan berarti.


