Dito Beberkan Peran Jokowi di Korupsi Kuota Haji

62 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan Menpora Dito Ariotedjo membeberkan soal kunjungan ke Arab Saudi dan pertemuan dengan Raja Salman bin Abdul-Aziz Al Saud. Saat itu Dito menjadi salah satu menteri yang turut mendampingi Joko Widodo (Jokowi) selaku Presiden RI.

“Secara garis besar, memang yang dipertanyakan, ditanyakan lebih detail saat kunjungan kerja ke Arab Saudi. Waktu itu saya mendampingi Bapak Presiden Jokowi dan tadi saya sudah menceritakan semuanya detail,” kata Dito usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Holopis.com, Jumat (23/1/2025).

- Advertisement -

“Waktu itu kunjungan kerja ada forum dunia dan juga ada bilateralnya. Kebetulan waktu itu olahraga menjadi sektor yang Kerajaan Arab Saudi ingin kerjasama. Jadi waktu itu ada tanda tangan MoU juga. Nah ini MoU-nya tadi saya bawa untuk yang Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ditambahkan Dito.

Menurut Dito, pertemuan tak secara spesifik membahas soal kuota tambahan haji Indonesia tahun 2024. Tetapi, sambung Dito, lebih kepada pelayanan haji.

- Advertisement -

“Seingat saya itu bagian dari pembicaraan waktu itu lagi makan siang Presiden Jokowi dengan MBS (Salman bin Abdul-Aziz Al Saud). Itu sebenarnya tidak kuota spesifik tapi pelayanan haji,” ucap Dito.

‘Saat pertemuan itu tidak ada pembahasan spesifik tentang kuota. Tapi memang pertemuan bilateral waktu itu, saya ingat sekali, dari Putra Mahkota Perdana Menteri Muhammad bin Salman itu sangat senang dengan pertemuannya Pak Jokowi,” tutur Dito.

Tak hanya Dito, Jokowi dalam kunjungan itu disebut mengajak Erick Thohir yang saat itu menjabat Menteri BUMN, dan Pratikno yang saat itu menjabat Menteri Sekretaris Negara. Selain haji, kata Dito, kunjungan juga membahas sejumlah hal. Salah satunya terkait investasi.

“Kebetulan tidak hanya Kemenpora, ada beberapa kementerian dan lembaga lainnya. Iya itu bagian dan tidak hanya minta haji, sebelumnya ada IKN dan investasi juga,” ujar dia.

Tak hanya soal kunjungan, Dito dalam pemeriksaan juga sempat ditanya soal mantan mertua sekaligus bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur. “Enggak ada soal Maktour saya enggak ditanyakan, hanya bagaimana dengan Pak Fuad saja. Dikit. Cuma satu pertanyaan. Kebetulan kan Pak Fuad itu bapak dari istri,” imbuh Dito.

Dito berharap keterangan yang diberikannya dapat membantu KPK dalam menuntaskan kasus ini. “Ya alhamdulillah. Tadi saya minta semuanya apa yang diperlukan saya jawab. Semoga bisa membantu KPK dan juga yang sedang sekarang ini menyelesaikan kasus ini,” tandas Dito.

KPK diketahui telah menetapkan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024. Keduanya yakin mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.

Penetapan Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex sebagai tersangka dilakukan setelah penyidikan perkara ini berjalan dengan menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum yang diterbitkan pada 7 Agustus 2025. Dalam pengusutan kasus ini, KPK menerapkan Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Penerapan pasal tersebut mengindikasikan adanya dugaan kerugian keuangan negara. KPK sebelumnya memperkirakan potensi kerugian negara dalam kasus ini mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

Dugaan korupsi bermula dari kebijakan pembagian 20.000 kuota haji tambahan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia. Dalam praktiknya, kuota tambahan itu dibagi sama rata, masing-masing 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus, yang diduga bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan karena seharusnya proporsinya 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
62 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis