HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wali Kota Madiun Maidi tiba di gedung Merah Putih Jakarta, Senin (19/1/2026) malam. Maidi meruapakan salah satu pihak yang ditangkap Tim Satgas KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Madiun, Jawa Timur.
Dengan dikawal sejumlah petugas KPK, Maidi tiba di markas lembaga antirasuah sekitar 22.40 WIB. Sambil menjinjing dua tas, lelaki yang tampil mengenakan jaket dan bertopi hitam ini irit bicara saat dikonfirmasi sejumlah pertanyaan awak media.
“Saya tidak pernah lelah untuk membangun kota Madiun. Kalau ada kekurangan doakan saya sehat,” tutur Maidi, seperti dikutip Holopis.com.
Maidi langsung diboyong petugas ke lantai tiga guna menjalani pemeriksaan lanjutan. Selain Maidi, Tim KPK juga membawa delapan orang lainnya ke Jakarta.
Dalam OTT ini, KPK sebelumnya menangkap 15 orang dan mengamankan sejumlah bukti. Dalam OTT ini, KPK juga menyita sejumlah barang bukti. Salah satunya uang tunai ratusan juta rupiah.
“9 orang diantaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada wartawan.
KPK mengamankan Maidi dan sejumlah pihak lainnya lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap. Diduga suap ini terkait dengan proyek dan dana CSR di Pemkot Madiun.
“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” kata Budi.


