HOLOPIS.COM, JAKARTA – Militer Israel mengklaim telah menewaskan enam warga Palestina dalam operasi militer di wilayah selatan Jalur Gaza. Insiden tersebut terjadi di sekitar area barat Perlintasan Rafah dan berlangsung pada Selasa (13/1).
“Pasukan kami mengidentifikasi enam orang bersenjata di sebelah barat Perlintasan Rafah. Setelah mereka menembaki sebuah tank, pasukan Israel merespons dengan pengerahan tank dan dukungan serangan udara,” demikian disampaikan juru bicara militer Israel, dikutip Holopis.com, Rabu (14/1).
Dalam peristiwa tersebut, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan dua tentara Israel mengalami luka ringan akibat baku tembak yang terjadi di lokasi.
Sementara itu, sejumlah sumber Palestina di Gaza melaporkan adanya rentetan serangan udara di wilayah barat Rafah yang terjadi bersamaan dengan tembakan artileri. Serangan tersebut memicu kepanikan warga di sekitar area tersebut.
Israel diketahui terus melanjutkan operasi militernya di Jalur Gaza meskipun gencatan senjata telah diberlakukan sejak Oktober 2025. Serangan yang berlangsung lebih dari dua tahun itu disebut telah menyebabkan kehancuran luas di Gaza.
Menurut otoritas kesehatan Gaza, lebih dari 71 ribu warga Palestina dilaporkan tewas sejak dimulainya operasi militer Israel di wilayah tersebut.


