4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, RI Intens Koordinasi dengan China

25 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah RI terus momonitor perkembangan kasus 4 warga negara Indonesia (WNI) yang diculik bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah. Otoritas RI terus berkoordinasi dengan pemerintah China.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyampaikan pihaknya terus melakukankoordinasi dengan China dalam menangani kasus penculikan 4 WNI.

- Advertisement -

“Kami memantau terus perkembangannya. Dan, saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China,” kata Sugiono di Jakarta, Rabu, (14/1/2026).

Sugiono mengatakan koordinasi dengan China sangat penting. Pasalnya, 5 warga negara China juga diculik perompak Gabon pada Minggu (11/1).

- Advertisement -

Pun, ia menambahkan Kemlu juga terus mencari tahu kondisi 4 WNI yang masih ditahan komplotan bajak laut. Ia bilang Kedutaan Besar RI (KBRI) Yaounde juga sudah diinstruksikan untuk terus memonitor perkembangan kasus penculikan ini.

“Saya memantau laporannya setiap jam, dan setiap ada pembaruan informasi,” tutur Sugiono.

Sebelumnya, Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menuturkan pihaknya bakal terus berkoordinasi dengan otoritas Gabon. Koordinasi dilakukan untuk penyelamatan 4 WNI yang diculik di perairan Gabon pada akhir pekan lalu.

Heni mengatakan, usai dapat informasi pembajakan, Kemlu melalui KBRI Yaounde sudah melakukan koordinasi dengan otoritas setempat. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan perusahaan kapal, dan pihak terkait lainnya.

Dia menuturkan, KBRI Yaounde juga sudah berkoordinasi dengan mencari informasi soal kondisi kesehatan para WNI yang diculik. Hal itu termasuk WNI yang lolos dari penculikan bajak laut.

Dari keterangan otoritas Gabon melalui Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong menyampaikan ada 4 WNI yang diculik bajak laut. Selain itu, ada 5 WN China yang turut diculik.

“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon,” kata Bekale Meyong, dalam wawancara dengan televisi Gabon 24 yang dikutip Holopis.com dari TRT Afrika, Selasa, (13/1/2026).

Dari ulasan TRT Afrika, komplotan bajak laut menaiki kapal penangkap ikan di lepas pantai Gabon pada akhir pekan. Mereka kemudian menculik sejumlah orang yang merupakam awak kapal.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
25 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru