Pariwisata Sumbang 4,9 Persen PDB di 2025, Wapres Yakin Target 2026 Tercapai

31 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sektor pariwisata kembali menegaskan perannya sebagai salah satu mesin utama penggerak perekonomian nasional. Pada 2025, kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan mencapai 4,9 persen, melampaui target awal yang telah ditetapkan pemerintah.

Memasuki 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming optimistis tren positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, selama seluruh pemangku kepentingan mampu menjaga konsistensi dan memperkuat keberlanjutan program kepariwisataan nasional.

- Advertisement -

Hal itu disampaikan Wapres saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 yang digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (12/1/2026).

“Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini (2026) targetnya bisa tercapai,” ucap Wapres dalam siaran pers, dikutip Holopis.com, Selasa (13/1/2026).

- Advertisement -

Wapres menilai capaian sektor pariwisata sepanjang 2025 patut diapresiasi. Sejumlah indikator utama, mulai dari jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, belanja devisa, penyerapan tenaga kerja, hingga kontribusi terhadap PDB, tercatat melampaui target yang ditetapkan.

“Jadi terkait jumlah wisman (wisatawan mancanegara), terkait spending devisa, jumlah wisnus (wisatawan nusantara), tenaga kerja, kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto). Ini saya kira sudah cukup baik dan ini saya lihat angka-angkanya melebihi target. Terima kasih untuk kerja kerasnya Bapak-Ibu semua,” tutur Wapres.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Gibran menegaskan bahwa capaian ekonomi dari sektor pariwisata harus diperkuat melalui peningkatan kualitas destinasi wisata, penguatan daya saing, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Menurutnya, pariwisata tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi sumber penciptaan lapangan kerja dan penggerak ekonomi daerah.

Sebagai Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan, Wapres juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pendukung, peningkatan akses dan keselamatan transportasi wisata, serta pembenahan kebijakan visa guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Menjelang periode libur panjang Idulfitri 2026, Wapres meminta seluruh pihak terkait melakukan persiapan lebih dini agar lonjakan wisatawan dapat diantisipasi dengan baik, sekaligus menjaga kenyamanan dan kualitas destinasi wisata.

“Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melaporkan bahwa kinerja sektor pariwisata sepanjang 2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan estimasi Bank Mandiri, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB nasional bahkan diperkirakan tumbuh hingga 4,9 persen.

“Kami optimistis di tahun ini kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Nasional akan optimal. Berdasarkan estimasi dari Bank Mandiri, kontribusi bahkan diperkirakan akan menumbuh 4,9 persen,” jelas Widiyanti.

Pemerintah pun berharap, dengan sinergi yang semakin solid antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, sektor pariwisata dapat terus menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
31 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru