HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Makassar sejak pagi hingga sore hari menyebabkan dua pohon berukuran besar tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Minggu sore (11/1).
Peristiwa ini terjadi di salah satu jalur utama penghubung Makassar–Maros yang dikenal padat arus lalu lintas.
Dua pohon tersebut roboh dan melintang di badan jalan sehingga menutup total akses kendaraan dari dua arah.
Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh dan pengendara tidak dapat melintas di lokasi kejadian.
Kondisi tersebut memaksa pengendara menghentikan laju kendaraan dan mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Penutupan jalan berlangsung cukup lama sebelum proses evakuasi dilakukan.
Selain menghambat arus lalu lintas, insiden pohon tumbang juga mengakibatkan empat pengendara sepeda motor menjadi korban setelah kendaraan mereka tertimpa batang pohon.
Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka serius dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.
Kapolsek Biringkanaya, AKP Andik Wahyu Cahyono, menyampaikan kondisi korban masih dalam pemantauan tim medis. Pihak kepolisian turut menurunkan personel untuk memastikan perkembangan korban di rumah sakit.
“Kendaraan yang tertimpa empat motor. Untuk korban sementara dirawat di RS Daya, satu orang menunggu observasi,” jelas Andik kepada Holopis.com.
Peristiwa pohon tumbang tersebut kata dia, terjadi sekira pukul 16.30 Wita, bersamaan dengan tingginya intensitas hujan dan angin kencang di wilayah Biringkanaya.
Menurut Andik, proses penanganan di lapangan sempat mengalami hambatan karena ukuran pohon yang besar serta keterbatasan peralatan yang tersedia.
“Pohonnya tumbang ke jalan dan menutup semua bahu jalan. Kendalanya kita tadi di peralatan. Karena pohonnya lumayan besar, jadi butuh sensor,” jelasnya.
Pada pukul 17.20 Wita akses jalan masih tertutup total. Sejumlah pengendara terlihat memutar balik kendaraan dan memilih jalur alternatif untuk menghindari antrean panjang.
Personel gabungan dari Kepolisian, TNI, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.
Mereka bekerja sama memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin agar dapat dipindahkan ke bahu jalan.
Satu unit mobil crane juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi batang pohon berukuran raksasa tersebut. Menjelang waktu Magrib atau sekitar pukul 18.00 WITA, arus lalu lintas akhirnya mulai kembali dibuka.
“Akses sudah terbuka, sudah setengah bahu jalan sudah bisa dilewati. Ini tinggal pembersihan saja. Batang pohon utamanya itu tinggal dipotong-potong saja,” bebernya.

