HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (7/1) menyatakan keraguannya terhadap komitmen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk membela AS apabila negara tersebut berada dalam situasi genting.
Pernyataan itu disampaikan Trump dua hari setelah Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen memperingatkan bahwa kemungkinan serangan AS terhadap Greenland berpotensi mengakhiri aliansi militer yang dibentuk pasca Perang Dunia II tersebut.
“Kami akan selalu ada untuk NATO, meskipun mereka mungkin tidak akan ada untuk kami,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya, dikutip Holopis.com, Kamis (8/1).
Di sisi lain, Trump bersama timnya disebut tengah mempertimbangkan berbagai opsi untuk mengakuisisi Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah kedaulatan Denmark. Opsi tersebut termasuk kemungkinan penggunaan kekuatan militer AS.
Hal itu disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada Xinhua melalui pernyataan tertulis pada Selasa (6/1), yang menyebut bahwa pemerintahan Trump sedang menelaah berbagai opsi terkait langkah tersebut.
Sebagai informasi Sobat Holopis, Denmark merupakan anggota NATO sekaligus Uni Eropa, sehingga isu Greenland berpotensi memicu ketegangan serius di antara sekutu Barat.

