AS Gulingkan Maduro, Brasil: Penghinaan Serius Terhadap Kedaulatan Venezuela!

51 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tindakan Amerika Serikat (AS) yang menyerang Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro menuai kecaman luas. Salah satunya dari Pemerintah Brasil yang mengkritik tindakan AS sebagai pelanggaran batas yang tak bisa diterima.

Para pejabat Brasil saat ini memonitor pergerakan pengungsi dari Venezuela yang tak biasa di perbatasan.

- Advertisement -

Tindakan ini merupakan penghinaan serius terhadap kedaulatan Venezuela dan preseden yang sangat berbahaya bagi seluruh komunitas internasional,” kata Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dalam unggahan di X dikutip dari Arabnews, Minggu (4/1/2026).

Lula juga mendorong sikap tegas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia menambahkan Brasil tetap terbuka untuk mempromosikan dialog dalam polemik AS dan Venezuela.

- Advertisement -

Serangan AS ke Venezuela dilakukan pada Sabtu (3/1). AS menyerang Venezuela dan menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.

Presiden AS Donald Trump menyebutnya serangan ke Venezuela lalu menangkap Maduro sebagai salah satu operasi militer paling sukses dalam sejarah AS.

“Ini adalah salah satu demonstrasi kekuatan dan kompetensi militer Amerika yang paling menakjubkan, efektif, dan dahsyat dalam sejarah Amerika,” kata Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago miliknya.

Usai serangan AS ke Venezuela, para pejabat Brasil mengadakan rapat kabinet darurat untuk membahas situasi tersebut. Pasalnya, ada potensi peningkatan arus pengungsi dari Venezuela di perbatasan sebagai salah satu isu utama.

Lula, yang sedang berada di luar ibu kota Brasilia karena liburan menghadiri rapat cabinet darurat secara virtual.

Dalam pernyataan yang dirilis, Kementerian Luar Negeri atau Kemlu Brasil mengatakan tidak ada pergerakan yang tidak biasa di perbatasan. Menurut Kemlu Brasil, salah satu titik penyeberangan utama bagi pengungsi Venezuela di wilayah tersebut dan tempat Brasil sudah menjalankan operasi untuk membantu mereka sejak 2018.

Adapun dari laporan pemerintah Brasil, pihaknya sudah menerima lebih dari 150.000 warga Venezuela selama periode ini.

Negara bagian utara Roraima dan Amazonas adalah satu-satunya yang berbatasan dengan Venezuela. Gubernur Roraima Antonio Denarium mengatakan sudah lebih dari 70 persen pengungsi Venezuela tiba melalui Roraima.

Dia bilang meski perbatasan terbuka, Venezuela mencegah warganya untuk pergi. Sementara, warga Brasil menyeberang tanpa batasan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
51 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis