Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota Polres Maros Naik Tahap Penyidikan

56 Shares

HOLOPIS.COM, MAROS – Kepolisian Resor Maros resmi meningkatkan penanganan dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum anggota kepolisian ke tahap penyidikan.

Keputusan ini diambil setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap para saksi serta mengantongi sejumlah alat bukti yang dinilai telah memenuhi unsur pidana.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya menegaskan, institusinya berkomitmen menangani perkara tersebut secara terbuka dan profesional. Ia juga memastikan bahwa tidak akan ada perlakuan istimewa terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum.

Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan oleh Satreskrim Polres Maros sebagai bentuk keseriusan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindakan represif yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

- Advertisement -

Dalam keterangannya, AKBP Douglas menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan tanpa pandang bulu.

Ia menyebut, personel yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku, baik melalui mekanisme etik kepolisian maupun pidana umum.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 15 orang saksi, dengan 13 di antaranya merupakan anggota Polri yang bertugas di lingkungan Polres Maros.

“Saat ini, tengah dijalani pemeriksaan intensif di Mapolres Maros. Jika terbukti bersalah, sanksi etik menanti, di samping proses peradilan pidana yang terus berjalan,” kata AKBP Douglas kepada Holopis.com, Sabtu (3/1/2026)

Ia berharap, langkah tegas tersebut dapat menjadi peringatan bagi seluruh personel Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Maros, agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan menghindari penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Maros juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas insiden yang melibatkan anggotanya.

“Atas nama pimpinan Polres Maros, saya menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga korban dan masyarakat atas kejadian ini. Kami sangat menyesalkan kejadian,” tutupnya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum dalam menjalankan proses hukum yang sedang berlangsung.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
56 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Sabu Seberat 1 Kg Gagal Beredar di Sidrap, Satu Pelaku Ditangkap

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Sidrap, Sulsel, pada Minggu (4/1).

1.222 Kekerasan Anak di Makassar 2025, Dominasi Dilakukan Orang Tua Sendiri

Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru berubah menjadi ruang ketakutan bagi ratusan anak di Makassar.

Hanya Persoalan Sepele, Adik di Makassar Tega Menghabisi Kakaknya

Konflik bermula dari kesepakatan pekerjaan memindahkan anjing-anjing liar dengan imbalan sejumlah uang.

Pelaku Pengeroyokan Pemuda Hingga Tewas saat Malam Tahun Baru Ditangkap

Polisi berhasil menangkap para pengeroyok remaja hingga tewas di Makassar pada malam tahun baru 2026 kemarin.

Perkosa Karyawan, Pasutri Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditetapkan Tersangka

Polrestabes Makassar mengungkap kasus kekerasan dan perkosaan yang dilakukan oleh pasangan suami istri penjual nasi kuning terhadap karyawannya sendiri

Rampok Sopir Taksi Online, Pria Bertatto di Makassar Diringkus Polisi

Aksi kriminal kembali terjadi di jalanan Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini menimpa sopir taksi online berinisial IM.

Terbaru

holopis holopis