HOLOPIS.COM, JAKARTA – Band legendaris Indonesia, Slank, kembali mencuri perhatian publik dengan merilis lagu terbaru berjudul Republik Fufufafa. Karya anyar ini dilepas bertepatan dengan malam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Slank ke-42, Sabtu (27/12), dan langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Melalui kanal YouTube resmi @musikslank, video musik Republik Fufufafa yang diunggah kurang dari sehari sudah menuai respons tinggi dari penggemar.
Dalam kurun waktu sekitar 19 jam, video tersebut berhasil mengantongi lebih dari 9,4 ribu tanda suka serta dua ribu lebih komentar. Angka itu menunjukkan antusiasme publik terhadap karya terbaru band yang digawangi Bimbim, Kaka, Ivanka, Abdee, dan Ridho tersebut.
Lagu ini ditulis oleh Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim dan direkam di Flat 5 Studio. Secara lirik, Republik Fufufafa menggambarkan potret sebuah negeri yang digambarkan kacau, penuh kegelisahan, dan sarat kritik sosial. Tema tersebut membuat lagu ini cepat menyebar dan memantik diskusi di kalangan warganet.
Gaung lagu tersebut juga terasa kuat di Instagram. Dari pantauan di akun resmi @slankdotcom, potongan video musik Republik Fufufafa yang diunggah pada Minggu (18/12) malam pukul 19.42 WIB mencatatkan lebih dari 22,3 ribu suka, 2.037 komentar, serta dibagikan ulang sebanyak 2.478 kali.
Banyak penggemar menilai Slank kembali menghadirkan warna musik dan sikap yang mengingatkan pada “setelan awal” mereka sebagai band yang vokal menyuarakan kritik.
Nama Fufufafa sendiri bukan tanpa konteks. Istilah tersebut merujuk pada sebuah akun forum komunitas daring yang sempat viral pada 2024 karena kerap melontarkan kritik tajam terhadap tokoh politik tertentu.
Hingga kini, identitas di balik nama Fufufafa masih menjadi misteri, yang justru menambah daya tarik lagu ini di mata publik.
Dengan usia lebih dari empat dekade, Slank telah menorehkan perjalanan panjang di industri musik Tanah Air. Band ini tercatat memiliki sedikitnya 25 album studio, 9 album kompilasi, 3 album internasional, 4 mini album, 3 album soundtrack, serta 21 single.
Ragam karya tersebut lahir dari eksplorasi lintas genre, mulai dari pop, reggae, ballad, punk, hingga alternatif, yang menegaskan posisi Slank sebagai salah satu ikon musik Indonesia.


