HOLOPIS.COM, JAKARTA — Aktivitas perdagangan saham di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang sepekan perdagangan, yakni pada periode 8–12 Desember 2025.
Peningkatan paling mencolok terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian yang melonjak hampir 42 persen dan menembus angka Rp30 triliun.
P.H. Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, I Gusti Agung Alit Nityaryana, menyampaikan bahwa lonjakan nilai transaksi tersebut mencerminkan tingginya likuiditas dan aktivitas investor di pasar modal domestik.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, dengan peningkatan sebesar 41,95 persen menjadi Rp30,29 triliun, dari Rp21,34 triliun pada pekan sebelumnya,” ujar Agung dalam keterangannya, dikutip Holopis.com, Sabtu (13/12/2025).
Kenaikan tajam nilai transaksi harian ini menjadi sinyal positif bagi likuiditas pasar modal Indonesia. Tingginya nilai transaksi menunjukkan semakin aktifnya pelaku pasar dalam memanfaatkan momentum penguatan indeks saham.
Selain nilai transaksi harian yang melonjak signifikan, sejumlah indikator perdagangan lainnya juga mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang pekan tersebut.
Indikator tersebut salah satunya yakni volume transaksi harian Bursa, yang pada pekan ini rata-rata mengalami kenaikan sebesar 27,92 persen, dari 46,39 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya menjadi 59,35 miliar lembar saham pada pekan ini.
Tidak hanya dari sisi nilai dan volume, frekuensi transaksi harian juga mengalami peningkatan yang cukup kuat. Kondisi ini mencerminkan semakin tingginya partisipasi investor ritel maupun institusi.
“Rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan, yaitu sebesar 20,16 persen menjadi 3,2 juta kali transaksi, dari 2,66 juta kali transaksi pada pekan lalu,” ungkap Agung.
Seiring meningkatnya aktivitas perdagangan, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatatkan penguatan secara mingguan, diikuti oleh kenaikan kapitalisasi pasar BEI.
“IHSG sepekan mengalami kenaikan sebesar 0,32 persen yakni ditutup pada level 8.660,499 dari posisi 8.632,761 pada pekan lalu. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan sebesar 0,24 persen menjadi Rp15.882 triliun dari Rp15.844 triliun pada sepekan sebelumnya,” terangnya.
Sementara itu, dari sisi investor asing, BEI mencatat adanya beli bersih harian, meskipun secara akumulatif sepanjang 2025 masih mencatatkan jual bersih.
“Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai beli bersih Rp282,27 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp25,67 triliun,” tandas Agung.


