Deflasi Beras, Mentan Sebut Stok Nasional 3,7 Juta Ton Jelang Nataru

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa stok beras nasional berada dalam kondisi aman dan stabil.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa harga beras justru mengalami tren deflasi dalam beberapa bulan terakhir, sebuah kondisi yang dinilai jarang terjadi pada periode Oktober hingga Desember yang biasanya memasuki musim paceklik.

“Alhamdulillah, beras selama 2–3 bulan terakhir mengalami deflasi. Ini tidak pernah terjadi dalam tujuh tahun terakhir, terutama di periode paceklik. Mudah-mudahan hingga akhir Desember harga tetap stabil,” ujar Amran seperti yang dikutip Holopis.com dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Amran menambahkan bahwa pemerintah tetap melaksanakan operasi pasar untuk menjaga momentum positif tersebut, meski harga beras sedang menurun. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar stabilitas harga tetap terjaga di seluruh daerah.

Selain harga yang terkendali, Amran memastikan bahwa ketersediaan beras nasional berada di titik tertinggi sepanjang sejarah. Ia menyebut stok beras kini mencapai sekitar 3,7 juta ton, seluruhnya hasil produksi dalam negeri.

“Ini stok tertinggi sepanjang sejarah. Prediksi sampai akhir tahun berada di angka 3,65–3,67 juta ton. Masalah beras Indonesia insyaallah aman,” tegasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Aisha Balqis Salsabila
Achmad Husin Alifiah
Aisha Balqis Salsabila, Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU