Jampidsus Febrie Dipercaya Pimpin Upacara Hakordia, Erman: Sesuatu yang Istimewa

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jampidsus (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus) Febrie Adriansyah dipercaya oleh Jaksa Agung STB Burhanuddin untuk Inspektur Upacara Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2025.

Upara yang digelar di halaman utama Kejaksaan Agung itu menjadi sorotan tersendiri ketika sosok Febrie yang dipercaya untuk membacakan amanat dari Jaksa Agung.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Dimana Febrie menekankan makna Hakordia momentum penting untuk refleksi atas komitmen membangun Indonesia yang bersih dan bebas korupsi.

Tema ‘Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat’ ini kemudian diharapkan bukan sebagai jargon namun menjadi tujuan yang kokoh.

- Advertisement -

“Tema ini mengandung makna filosofi pemberantasan korupsi bukan sekadar tindakan penegakan hukum, tetapi upaya memastikan tercapainya tujuan konstitusional untuk memajukan kesejahteraan umum,” ucap Febrie saat membacakan amanat pada Selasa (9/12) seperti dikutip Holopis.com.

Korupsi kemudian harus dipandang sebagai pengkhianatan terhadap prinsip keadilan dan perampasan hak rakyat, sehingga penindakan korupsi, penguatan integritas, dan perbaikan tata kelola pemerintahan menjadi instrumen moral dan konstitusional yang saling terkait.

Jaksa Agung menyoroti data potensi kerugian keuangan negara akibat korupsi yang masif, yang disebut mencapai kisaran Rp279,9 triliun pada tahun 2024.

“Angka ini menggambarkan dampak nyata korupsi terhadap pembangunan fasilitas publik dan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Menyikapi berlakunya KUHP Nasional dan KUHAP baru di tahun 2026, Jaksa Agung menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas dan adaptabilitas Jaksa.

“Regulasi baru ini membawa konsekuensi penting bagi penegakan hukum tindak pidana korupsi, menuntut aparat untuk bekerja lebih profesional, akuntabel, dan berbasis pembuktian yang kuat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua umum Fatkadem Erman Umar menilai keberadaan Febrie menjadi inspektur upacara menjadi sesuatu yang terbilang spesial.

Harkordia tahun ini cukup istimewa di tengah keberhasilan Kejagung, dalam hal ini Satker Jampidsus menangani aneka skandal korupsi dan tengah menyidik sejumlah perkara.

Sebut saja, sukses tuntut perkara CPO dengan terdakwa korporasi Wilmar Group Dkk, perkara timah atas nama Harvey Moeis Dkk dan perkara BTS 4 G.

Perkara yang tengah dan dilimpahkan tahap dua, antara lain perkara Program Digitalisasi Pendidikan di Kemdikbud Ristek, perkara Sritex dan lainnya.

“Kami sepakat perayaaan Hakordia ini sangat istimewa bag Satker Jampidsus. Sukses tangani perkara, juga sukses promosi bagi para Jaksa-nya. Juga kepercayaan Pimpinan kepada Jampidsus pimpin upacara,” kata Erman.

Erman berharap aneka keberhasilan itu tidak membuat Satker Jampidsus berpuasa diri, justru sebaliknya dijadikan tantangan untuk berbuat lebih baik bagi Kejaksaan, Negara dan Bangsa pada umumnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis