HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal China, DeepSeek, kembali membuat gebrakan besar di dunia teknologi. Pada Senin (1/12/2025) malam waktu setempat, mereka resmi memperkenalkan dua model AI terbarunya: DeepSeek-V3.2 dan versi performa tingginya, DeepSeek-V3.2-Speciale.
DeepSeek menjelaskan bahwa V3.2 dibangun dengan sistem reinforcement learning yang lebih matang serta peningkatan komputasi setelah pelatihan.
Hasilnya, kemampuan model tersebut diklaim sudah setara dengan GPT-5 buatan OpenAI model yang selama ini dianggap salah satu yang paling cerdas.
Keunggulan utama V3.2 terletak pada kemampuannya menyeimbangkan efisiensi komputasi dan kecerdasan penalaran, sehingga dapat bekerja lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas output.
Sementara itu, DeepSeek-V3.2-Speciale tampil lebih ambisius. Model ini memiliki kapasitas komputasi jauh lebih besar dan disebut melampaui GPT-5, bahkan menawarkan kemampuan penalaran yang selevel Gemini-3.0-Pro milik Google. Klaim tersebut tertuang dalam makalah resmi yang dirilis perusahaan.
Prestasi Speciale juga bukan main-main. Model ini meraih medali emas pada dua ajang bergengsi International Mathematical Olympiad (IMO) 2025 dan International Olympiad in Informatics (IOI) 2025 prestasi yang sangat jarang diraih sebuah sistem AI.
Salah satu kunci keunggulan teknologi ini adalah mekanisme DeepSeek Sparse Attention, yang dapat memangkas kebutuhan komputasi secara signifikan, namun tetap mempertahankan performa tinggi untuk memproses konteks panjang.
DeepSeek, yang berdiri pada Juli 2023, kini menjadi salah satu pemain baru yang paling cepat naik daun dalam persaingan model AI global. Dengan inovasi-inovasi terbarunya, kompetisi antara raksasa AI dunia seperti OpenAI, Google, dan para penantang dari China dipastikan akan semakin panas.

