HOLOPIS.COM, JAKARTA – Raja Charles III menyampaikan belasungkawa mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan badai besar di sejumlah negara Asia Selatan dan Asia Tenggara. Dalam pernyataannya, Raja Charles secara khusus menyinggung kondisi Indonesia yang mengalami kerusakan parah dan jumlah korban yang terus bertambah akibat banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah Istana Buckingham, Raja Charles menuliskan rasa duka yang besar atas bencana yang memporak-porandakan berbagai wilayah tersebut.
“Saya dan istri saya sangat berduka mengetahui kehancuran yang disebabkan oleh badai dahsyat di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Kami hanya dapat membayangkan besarnya kerusakan dan penderitaan yang dialami oleh mereka yang hidup dan penghidupannya terdampak begitu dalam,” ujar Raja Charles, dikutip Holopis.com, Selasa (02/12).
Beliau juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana ini. Dalam pesannya, Raja Charles menyoroti ribuan rumah yang hancur dan banyaknya warga yang masih menunggu kabar dari kerabat yang hilang.
“Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa secara tragis. Doa kami menyertai mereka yang rumahnya hancur dan yang masih menanti kabar orang-orang tercinta,” tulis Raja Charles.
Soroti Ketabahan dan Upaya Penyelamatan di Indonesia
Raja Charles memberi perhatian besar pada ketangguhan masyarakat di wilayah terdampak, termasuk Indonesia yang sedang menghadapi banjir masif di Sumatra, Aceh, dan Sumatra Barat. Beliau memuji kerja keras para tim penyelamat yang terus berjibaku mengevakuasi korban dan mendistribusikan bantuan meski akses banyak yang terputus.
“Seiring upaya pemulihan yang berlangsung, kami memberikan penghormatan khusus kepada para petugas darurat yang bekerja dengan keberanian luar biasa, serta semua pihak yang memberikan bantuan penting di hari-hari sulit ini,” ungkapnya.
Raja Charles menegaskan bahwa dirinya dan Ratu Camilla menyimpan doa khusus bagi masyarakat yang terkena dampak, terutama di negara yang mengalami kerusakan paling luas, termasuk Indonesia. Ia menekankan pentingnya solidaritas global dalam menghadapi bencana kemanusiaan.
“Saya dan istri saya mendoakan kekuatan bagi semua yang terdampak, dan semoga setiap komunitas di India, Malaysia, Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Vietnam diberi ketabahan. Bencana ini mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni alam,” tulisnya.
Dalam beberapa hari terakhir, banjir besar di Indonesia telah menewaskan ratusan orang. Data terbaru mengatakan sebanyak 631 orang meninggal, 472 hilang, 2.600 luka-luka, serta jutaan orang harus mengungsi dan terdampak bencana ini.

