TNI Kerahkan Ratusan Prajurit dan Posko Darurat untuk Tangani Bencana di Aceh

19 Shares

HOLOPIS.COM. JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam Iskandar Muda mengerahkan ratusan prajurit untuk membantu warga terdampak bencana di Desa Pameu, Aceh Tengah. Selain evakuasi, TNI juga menyiapkan posko Kesehatan, hingga distribusi bantuan logistik.

Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menginstruksikan agar seluruh satuan di jajarannya terutama Brigif Teritorial Pembangunan (TP) 90/Yudha Giri Dhanu (YGD) bersama Yonif TP 854/Dharma Kersaka untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Ia minta agar seluruh sumber daya TNI AD disiagakan secara optimal. Hal itu mulai dari personel, perahu karet, peralatan evakuasi, alat berat, hingga Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB).

- Advertisement -

Dia menjelaskan bantuan yang disiapkan juga antara lain dapur lapangan serta mendukung distribusi bantuan logistik. Hal itu untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda terjun langsung bantu warga terdampak bencana di Aceh Tengah.HOLOPIS
Prajurit TNI dari Kodam Iskandar Muda terjun langsung bantu warga terdampak bencana di Aceh Tengah. Foto: Puspen TNI.

 

- Advertisement -

Menurut Pangdam Mayjen Joko, bantuan ke Aceh juga sebagai wujud komitmen TNI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi rakyat. Ia menuturkan TNI akan terus hadir untuk rakyat.

“Kami akan terus berada di garis depan membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanganan bencana. Semoga upaya ini dapat mempercepat proses pemulihan dan mengurangi risiko bagi warga,” kata Mayjen Joko, dalam keterangan Puspen TNI, Jumat, (28/11/2025).

Adapun Komandan Brigif TP 90/YGD, Kolonel Inf Hulisda Melala memimpin langsung operasi tanggap darurat di lapangan. Dia menegaskan pengerahan prajurit merupakan bagian dari tugas negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada rakyat.

Ia menuturkan kehadiran kami untuk memastikan keselamatan warga. “Setiap prajurit bekerja dengan penuh tanggung jawab, karena bencana seperti ini membutuhkan respons cepat, terukur, dan terkoordinasi,” jelas Kolonel Hulisda.

Sebagian besar wilayah Aceh dilanda banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari terakhir. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, ada 16 kabupaten/kota terdampak bencana.

16 kabupaten dan kota itu mencakup Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Imbas bencana menyebabkan gangguan akses transportasi, kerusakan fasilitas umum, serta meningkatnya jumlah warga yang mengungsi.

Pun, rajurit TNI di sejumlah wilayah Aceh Tengah dan Pidie tetap siaga penuh. TNI terus memantau kondisi lapangan dengan melakukan antisipasi perubahan cuaca dan potensi bencana susulan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
19 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru