HOLOPIS.COM, KLATEN – Destinasi Jelajah Kampung Siluman yang terletak di lereng Gunung Merapi, Klaten, Jawa Tengah, kini menjadi sorotan setelah berhasil meraih predikat juara 1 dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025 kategori Olahraga dan Petualangan.
Destinasi ini menawarkan pengalaman wisata unik yang jauh dari kesan mistis, melainkan petualangan alam yang sarat sejarah dan konservasi. Kampung Siluman berlokasi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, dan berada dalam wilayah hutan konservasi Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
Nama “Siluman” yang disandangnya ternyata tidak merujuk pada makhluk gaib, melainkan mengacu pada bekas perkampungan yang lenyap ditelan dahsyatnya erupsi Gunung Merapi pada tahun 1930.
Kawasan yang dulunya ditinggalkan ini kini dihidupkan kembali sebagai rute petualangan ekologis. Pengunjung diajak untuk menyusuri jejak perkampungan lama yang hanya menyisakan struktur dan lanskap alam yang sunyi. Jalur ini bukan hanya soal trekking, tetapi sebuah eksplorasi yang mengajak pengunjung untuk:
- Menyaksikan Jejak Sejarah: Melihat sisa-sisa permukiman lama yang menunjukkan betapa kuatnya daya ubah alam.
- Menikmati Keheningan Hutan: Berada di tengah hutan konservasi Merapi dengan udara pegunungan yang sejuk.
- Belajar Konservasi: Memahami upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan masyarakat setempat.
Jelajah Kampung Siluman tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan dan budaya. Warga Desa Sidorejo aktif terlibat dalam menjaga keasrian hutan dan sumber mata air.
Salah satu wujud pelestarian budaya yang menyentuh adalah tradisi Kirab Pager Banyu. Ritual ini bertujuan untuk menjaga dan merawat sumber mata air di sekitar kampung. Melalui pendekatan seni dan budaya inilah, masyarakat lokal berhasil menggaungkan pentingnya konservasi sekaligus memperkuat identitas mereka.


