Sebanyak 72% laki-laki dan 75% perempuan menyebut faktor keuangan sebagai hambatan utama. Biaya berkencan, inflasi, hingga rendahnya kepercayaan diri dalam memulai hubungan turut menjadi penghalang.
Generasi Abu-Abu: Menginginkan Kedekatan, Menolak Terburu-Buru
Dari berbagai data tersebut, tampak bahwa generasi sekarang ingin hubungan yang memberi ruang aman untuk dekat tanpa tekanan komitmen. Istilah seperti HTS, FWB, atau situationship mencerminkan kebutuhan itu.
Mereka bukan anti cinta, bukan pula anti menikah. Mereka hanya memilih versi hubungan yang sesuai dengan kondisi hidup yang semakin kompleks, mulai dari faktor ekonomi hingga nilai-nilai personal.
Di tengah perubahan ini, mungkin yang dibutuhkan bukan penghakiman, melainkan pemahaman. Generasi muda sedang membentuk cara baru dalam mencintai lebih hati-hati, lebih jujur pada diri sendiri, dan sesuai kebutuhan zaman.


