Kado Ulang Tahun ke-500 Jakarta: Kota Tua Dikebut Jadi Situs Warisan Dunia pada 2027

11 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kawasan Kota Tua Jakarta, yang selama ini dikenal sebagai museum terbuka dengan pesona bangunan kolonialnya, kini bersiap mengalami transformasi paling ambisius dalam sejarahnya.

Bukan sekadar perbaikan, revitalisasi ini didorong untuk menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan satu tujuan utama yaitu menjadikan Kota Tua showcase kreativitas global, lengkap dengan ‘lencana kehormatan’ sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar melontarkan pernyataan tegas dalam rapat koordinasi lintas kementerian yakni revitalisasi Kota Tua adalah pertaruhan Indonesia di mata dunia.

ā€œKota Tua bukan hanya soal foto-foto estetik. Ini harus menjadi panggung kreativitas Indonesia, tempat sejarah, seni, dan inovasi melebur menjadi satu narasi kota global,ā€ ujar Wamen Ekraf dengan nada optimis.

- Advertisement -

Wamen Ekraf juga menekankan, target UNESCO bukan sekadar titel, tetapi harus dibarengi dengan tata kelola yang benar-benar berkelas dunia. “Yang krusial adalah standar pengelolaan, mulai dari tata ruang, kurasi aktivitas, hingga keberlanjutan ekonomi. Barulah investasi mau masuk,” tegasnya.

Deadline yang dipatok pun tak main-main. Aktivasi signifikan harus tercipta pada tahun 2027, bertepatan dengan ulang tahun emas ke-500 Kota Jakarta. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, memaparkan strategi yang telah dirancang detail.

Fokus utama adalah pada tiga koridor: TOD (Transit-Oriented Development) Glodok–Kota Tua, area bangunan bersejarah, dan konektivitas menuju Kali Besar.

ā€œKami fokus di area ā€˜tembok dalam’ Kota Tua selama dua tahun ke depan. Tujuannya agar pada 2027, momentumnya tercipta. Ini juga sejalan dengan semangat pemerintah untuk membuka lapangan kerja berkualitas dan mendorong industri kreatif,ā€ jelas Atika.

Dukungan investasi pun mengalir deras. David Ben Utomo dari Stakeholder Management, Danantara, menyebutkan adanya potensi besar dari sekitar 28 gedung BUMN di kawasan tersebut. Koordinasi dana strategis sedang disiapkan untuk mempermudah masuknya investor swasta.

Plt. Deputi Kemenko Perekonomian, Dida Gardera, menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini akan menjadikan Kota Tua model heritage kelas dunia yang memadukan pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan semangat tinggi untuk segera menyelesaikan masterplan. Ambisi besar ini adalah lonceng penanda bahwa Jakarta tidak hanya ingin menjadi ibu kota biasa, tetapi kota global yang mampu merayakan warisannya sekaligus memimpin masa depan ekonomi kreatif dunia pada tahun 2030.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
11 Shares
šŸ’¬ Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis