HOLOPIS.COM, JAKARTA – Permerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Institut Kesenian Jakarta (IKJ) untuk membangun ekosistem seni dan budaya di Jakarta. Kolaborasi itu dengan menyiapkan kawasan Kota Tua sebagai etalase seni dan budaya.
Gubernur DKI Pramono Anung ingin Kota Tua jadi kawasan yang bisa menampilkan karya seni mahasiswa IKJ. Pramono menambahkan pihaknya akan mengembangkan ekosistem seni terpadu antara Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan IKJ.
“Jakarta sebagai kota global yang berbudaya dan inklusif, harus mampu menampilkan seni dan budayanya secara lebih baik dan rapi, sehingga menjadi pesona bagi orang yang datang ke Jakarta,” kata Pramono dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (5/11/2025).
Menurut Pramono, mahasiswa IKJ bisa menampilkan karya seni di Kota Tua pada awal 2026. Kata dia, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan IKJ menampilkan beragam karya dan kreativitas mahasiswa yang juga seniman muda.
“IKJ sebagai gudangnya orang-orang penuh kreasi dan jiwa seni, dapat tampil di forum-forum yang akan ditampilkan di Kota Tua mulai awal tahun depan,” tutur Pramono.

Lebih lanjut, Pemprov DKI juga akan perkuat ekosistem seni di kawasan TIM. Hal itu termasuk penataan IKJ agar lebih terbuka, rapi, nyaman, dan memberikan kesan yang baik.
Pramono menilai kawasan TIM dan IKJ belum terbangun sebagai sebuah ekosistem seni serta budaya yang terpadu. Maka itu, ia meminta IKJ segera menyiapkan blueprint untuk pengembangan ekosistem terpadu tersebut.
“Saya melihat kawasan ini perlu diorkestrasi dengan lebih baik. Kami akan meminta IKJ menyiapkan blueprint pengembangan mereka, kemudian Pemprov DKI akan menindaklanjuti secara resmi,” kata Pramono.

