HOLOPIS.COM, JAKARTA – Serangan Israel dalam dua tahun terakhir menyebabkan kehancuran parah sepanjang Jalur Gaza, Palestina. Dari laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebanyak 81 persen dari seluruh bangunan di Gaza mengalami kerusakan.
Mengutip laporan Middle East Eye, PBB menyatakan lebih dari empat perlima bangunan di Gaza hancur imbas serangan gencar yang dilakukan Israel. Menurut PBB dengan mengutip data satelit, 81 persen bangunan di Gaza telah hancur.
Genosida yang dilakukan Israel menyebabkan seluruh pemukiman di Gaza telah hancur menjadi puing-puing. Kondisi itu menyebabkan banyak keluarga di Gaza mengungsi.

Juru bicara PBB Farhan Haq, mengutip laporan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), menyampaikan peningkatan bantuan yang berlangsung sudah membawa dampak positif bagi warga di Gaza. Namun, masih diperlukan lebih banyak dukungan agar kebutuhan warga Gaza bisa terpenuhi.
Dalam perkembangannya, ada pengerjaan renovasi terhadap empat sekolah di Gaza untuk membantu anak-anak. Pengerjaan sekolah itu sudah dilakukan selama tiga hari terakhir.
“PBB dan mitra kami telah mendukung pembukaan kembali lima ruang belajar sementara di Kota Gaza,” kata Farhan Haq.
Terkait kerusakan di Gaza, dia menyebut 81 persen dari seluruh bangunan di Jalur Gaza rusak.
“Gaza Utara mengalami peningkatan kerusakan terbesar sejak Juli 2025, dengan hampir 5.700 bangunan baru terdampak,” ujarnya.
Haq menuturkan lebih dari 123.000 bangunan di seluruh jalur itu diidentifikasi hancur. Lalu, 50.000 lainnya rusak berat atau sedang.

